Jumat, 04 Mei 2012
nama : dista anggawulan
npm : 22211181
kelas: 1EB04
TUGAS PKTI 2B
1. Lapisan sistem UNIX
-Lapisan yang paling dalam adalah komputer dan piranti pendukungnya seperti disk, tape, printer dan lain-lain. Ini semua disebut dengan perangkat keras sistem.
- Kernel merupakan otak dari otak sistem operasi yang terdapat di sekeliling perangkat keras, yang terdiri dari sejumlah program untuk mengendalikan sistem operasi unix.
-Utilitas merupakan sejumlah program untuk mendukung kernel. Utilitas berfungsi untuk melakukan akses sistem bagi pemakai
- Lapis terluar dari sistem UNIX adalah shell. Shell merupakan penghubung antara pemakai dan sistem. Bila pemakai mengetikkan sebuah perintah (Utilitas) pada shell, maka shell akan menerjemahkan perintah tersebut dan mengatakan kepada kernel apa yang harus dilakukan untuk dikerjakan oleh perangkat keras.
2. Kemampuan sistem operasi UNIX
Multiuser
Sistem dapat digunakan oleh banyak orang pada saat yang bersamaan.
Keuntungannya multiuser :
• Penghematan perangkat keras, karna dapat dipakai oleh banyak orang secara bersamaan.(printer, disk)
• Data dapat diakses banyak orang secara bersamaan, sehingga tidak terjadi kerangkapan data dan konsistensi data lebih terjamin
Multitasking
Sistem dapat mengerjakan beberapa tugas atau proses pada sebuah terminal dalam waktu yang bersamaan.
Portabilitas
Sistem unix mudah diadaptasikan ke sistem komputer yang lain. (super komputer, mainframe, mini komputer, mikro komputer, workstation, PC, laptop/notebook)
Sistem File hirarkikal
memungkinkan pemakai mengorganisasikan informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan mudah mengaksesnya.
Utilitas-utilitas
UNIX memiliki lebih dari 200 utilitas yang dapat digunakan untuk mengelola sistem antara lain :
• Manajemen file
• Penyuntingan file
• Pendukung komunikasi
• Pendukung pengembangan perangkat lunak
Shell
Shell merupakan antar muka pemakai dengan sistem unix. Shell memiliki kemampuan menterjemahkan perintah-perintah untuk dilaksanakan oleh kernel. Disamping itu, shell memiliki kemampuan sebagai bahasa pemrograman.
3. Dengan GNU GPL Linux menawarkan sebuah sistem operasi sekelas UNIX dengan
biaya murah. Terutama bagi perusahaan dengan kapital kecil Linux memberi angin
segar terhadap investasi perangkat lunak yang dibutuhkan.
Dengan fasilitas yang dimiliki Linux , maka Linux merupakan alternatif sistem operasi
yang patut dilihat terhadap sistem operasi lainnya seperti Windows NT, UNIX , SunOS
dan lainnya.
Bagi pengguna UNIX , Linux dapat menjadi personal UNIX yang digunakan sebagai
sarana pemrograman termasuk pemrograman database dan X-Windows.
Bagi mahasiswa, Linux merupakan sarana yang dapat digunakanuntuk mempelajari
lingkungan UNIX yang biasa digunakan oleh perusahaan skala besar.
Bagi perusahaan skala kecil dan menengah , Linux dapat menghemat biaya investasi
UNIX dengan kemampuan sama.
4. ~$ ls
Perintah ini merupakan perintah untuk menampilkan isi suatu direktori. Perintah ini mirip seperti perintah dir dalam DOS.Ada beberapa cara untuk menggunakan perintah ini, misalnya :
~$ ls
~$ ls -l
Untuk mengetahui lebih lengkap tentang perintah ls, silakan lihat di manual dengan perintah man ls.
~$ more
Perintah more dapat digunakan untuk melihat isi suatu file teks dengan layar per layar. untuk keluar dari tampilan more dengan menekan tombol q.
~$ cat
Perintah ini digunakan untuk menampilkan isi file ke layar tanpa fasilitas tampilan layar perlayar.Biasanya digunakan bersamaan dengan pipeline atau redirection. Misal untuk menampilkan isi file /etc/passwd dan /etc/group, gunakan perintah :
~$ cat /etc/passwd /etc/group
~$ cd
Perintah ini mirip seperti perintah cd dalam DOS yaitu digunakan untuk pindah ke direktori tertentu. Contoh perintah :
~$ cd /home/adje
Untuk menuju kembali ke direktori /home, maka digunakan perintah :
~$ cd ..
~$cp
Perintah ini digunakan untuk mengkopi suatu file atau direktori. misalnya :
~$ cp contoh1 contoh2
Perintah di atas maksudnya akan mengkopi contoh1 ke file contoh2. Untuk mengkopi seluruhn direktori menggunakan perintah :
~$ cp -R /home/ahmad /home/fazza
~$ mv
Perintah ini digunakan untuk memindahkan suatu file ke lokasi lain atau dengan nama lain.
Contoh :
~$ mv contoh1.php contoh2.php
~$mv contoh1.php /home/Ahmad/contoh2.php
~$ rm
Perintah ini digunakan untuk menghapus direktori atau file. Perintah ini mirip dengan perintah del dalam DOS. Dalam menggunakan perintah ini agar hati-hati karena dalam Linux tidak ada perintah undelete atau unerase. Contoh penggunaan rm sbb :
~$ rm contoh1.php
Untuk menghapus suatu direktori gunakan perintah :
~$ rm /home/fazza/temp
~$ mkdir
Perintah ini digunakan untuk membuat direktori. Misalnya :
~$mkdir coba
~$ dmesg
Perintah ini digunakan untuk mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot.
(menampilkan file: /var/log/dmesg). Contoh
~$ dmseg | tail
~$ clear
Perintah ini di gunakan untuk membersihkan layar. Contoh
~$ clear
5.
Cara membuat derectori dalam perintah unix/linux
Root@gunadarma[/]$sudo su
Root@gunadarma[/]#cd/universitas
Root@gunadarma[/universitas]#mkdir filkom
Root@gunadarma[/universitas]#cd filkom
Root@gunadarma[/universitas/filkom]#mkdir SI SK
Root@gunadarma[/universitas/filkom]#cd..
Root@gunadarma[/universitas]#mkdir FE
Root@gunadarma[/universitas]#cd FE
Root@gunadarma[/universitas/FE]#mkdir AK MA
Root@gunadarma[/universitas/FE]#cd/universitas
Root@gunadarma[/universitas]#mkdir FTI
Root@gunadarma[/universitas]#cd..
Selasa, 01 Mei 2012
PEREKONOMIAN INDONESIA 2
TUGAS 3
STRATEGI PEMBANGUNAN INDONESIA
-STRATEGI PERTUMBUHAN EKONOMI
I.DEFINISI PERTUMBUHAN EKONOMI
Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil. Jadi perekonomian dikatakan tumbuh atau berkembang bila terjadi pertumbuhan outputriil. Definisi pertumbuhan ekonomi yang lain adalah bahwa pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan output perkapita. Pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dengan output riil per orang.
II.PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KENAIKAN PRODUKTIVITAS
Sementara negara-negara miskin berpenduduk padat dan banyak hidup pada taraf batas hidup dan mengalami kesulitan menaikkannya, beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Kanada, negara-negara Eropa Barat, Australia, Selandia Baru, dan Jepang menikmati taraf hidup tinggi dan terus bertambah.Pertambahan penduduk berarti pertambahan tenaga kerja serta berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang mengakibatkan kenaikan output semakin kecil, penurunan produk rata-rata serta penurunan taraf hidup. Sebaliknya kenaikan jumlah barang-barang kapital, kemajuan teknologi, serta kenaikan kualitas dan keterampilan tenaga kerja cenderung mengimbangi berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang. Penyebab rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat, sementara tak ada kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam, kapital, dan kemajuan teknologi.
III.PERMINTAAN AGREGRATIF DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Pada gambar ini dianggap bahwa tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada thaun 1998 A sebesar 26 trilyun rupiah dan skedul permintaan agregratifnya adalah C+I+C1 hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh dapat dicapai karena sama dengan tingkat pendapatan keseimbangannya.Misalkan terjadi pertumbuhan kapasitas produksi akibat adanya pertambahan sumber-sumber pertumbuhan ekonommi hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada tahun berikutnya yaitu pada tahun 1998 B menjadi 27 trilyun rupiah atau kenaikan sebesar kira-kira 4% dalam output riil.Agar potensi produksi total dapat direalisasikan maka permintaan agregratif harus naik dengan laju pertumbuhan yang cukup untuk memelihara tingkat kesempatan kerja penuh.Karenanya permintaan agregratif harus bergeser keatas menjadi C+I+C2. Bila tidak atau naik secara lebih kecil maka kenaikan kapasitas produksi tak dapat direalisasikan dan dimanfaatkan.Gambar ini menunjukkan aspek penciptaan pendapatan oleh komponen pengeluaran investasi neto.
IV.TEORI DAN MODEL PERTUMBUHAN EKONOMI
Dalam zaman ahli ekonomi klasik, seperti Adam Smith dalam buku karangannya yang berjudul An Inguiry into the Nature and Causes of the Wealt Nations, menganalisis sebab berlakunya pertumbuhan ekonomidan factor yang menentukan pertumbuhan ekonomi. Setelah Adam Smith, beberapa ahli ekonomi klasik lainnya seperti Ricardo, Malthus, Stuart Mill, juga membahas masalah perkembangan ekonomi . A.Teori Inovasi Schum Peter Pada teori ini menekankan pada faktor inovasi enterpreneur sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi kapitalilstik.Dinamika persaingan akan mendorong hal ini. B.Model Pertumbuhan Harrot-Domar Teori ini menekankan konsep tingkat pertumbuhan natural.Selain kuantitas faktor produksi tenaga kerja diperhitungkan juga kenaikan efisiensi karena pendidikan dan latihan.Model ini dapat menentukan berapa besarnya tabungan atau investasi yang diperlukan untuk memelihar tingkat laju pertumbuhan ekonomi natural yaitu angka laju pertumbuhan ekonomi natural dikalikan dengan nisbah kapital-output. C.Model Input-Output Leontief. Model ini merupakan gambaran menyeluruh tentang aliran dan hubungan antarindustri. Dengan menggunakan tabel ini maka perencanaan pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara konsisten karena dapat diketahui gambaran hubungan aliran input-output antarindustri. Hubungan tersebut diukur dengan koefisien input-output dan dalam jangka pendek/menengah dianggap konstan tak berubah . D.Model Pertumbuhan Lewis Model ini merupakan model yang khusus menerangkan kasus negar sedang berkembang banyak(padat)penduduknya.Tekanannya adalah pada perpindahan kelebihan penduduk disektor pertanian ke sektor modern kapitalis industri yang dibiayai dari surplus keuntungan. E.Model Pertumbuhan Ekonomi Rostow Model ini menekankan tinjauannya pada sejarah tahp-tahap pertumbuhan ekonomi serta ciri dan syarat masing-masing. Tahap-tahap tersebut adalah tahap masyarakat tradisional, tahap prasyarat lepas landas, tahap lepas landas, ahap gerakan ke arah kedewasaan, dan akhirnya tahap konsimsi tinggi.
V.NEGARA BERKEMBANG DAN FAKTOR PERTUMBUHANNYA
A.Ciri-ciri negara sedang berkembang
1. Tingkat pendapatan rendah,sekitar US$300 perkapita per tahun.
2. Jumlah penduduknya banyak dan padat perkilo meter perseginya.
3. Tingkat pendidikan rakyatnya rendah dengan tingkat buta aksara tinggi.
4. Sebagian rakyatnya bekerja disektor pertanian pangan secara tak produktif,sementara hanya sebagian kecil rakyatnya bekerja disektor industri.Produktifitas kerjanya rendah.
5. Kuantitas sumber-sumber alamnya sedikit serta kualitasnya rendah.Kalau mempunyai sumber-sumber alam yang memadai namun belum diolah atau belum dimanfaatkan.
6. Mesin-mesin produksi serta barang-barang kapital yang dimiliki dan digunakan hanya kecil atau sedikit jumlahnya.
7. Sebagian besar dari mereka merupakan negara-negara baru diproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan kira-kira satu atau dua dekade.
B.Transisi kependudukan Yang mencerminkan kenaikan taraf hidup rakyat di suatu negara adalah besarnya tabungan dan akumulasi kapital dan laju pertumbuhan penduduknya. Laju pertumbuhan yang sangat cepat di banyak negara sedang berkembang nampaknya disebabkan oleh fase atau tahap transisi demografi yang dialaminya. Negara-negara sedang berkembang mengalami fase transisi demografi di mana angka kelahiran masih tinggi sementara angka kematian telah menurun. Kedua hal ini disebabkan karena kemajuan pelayanan kesehatan yang menurun angka kematian balita dan angka tahun harapan hidup. Ini terjadi pada fase kedua dan ketiga dalam proses kependudukan. Umumnya ada empat tahap dalam proses transisi, yaitu:
Tahap 1: Masyarakat pra-industri, di mana angka kelahiran tinggi dan angka kematian tinggi menghasilkan laju pertambahan penduduk rendah;
Tahap 2: Tahap pembangunan awal, di mana kemajuan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik menghasilkan penurunan angka kelahiran tak terpengaruh karena jumlah penduduk naik.
Tahap 3: Tahap pembangunan lanjut, di mana terjadi penurunan angka kematian balita, urbanisasi, dan kemajuan pendidikan mendorong banyak pasangan muda berumah tangga menginginkan jumlah anak lebih sedikit hingga menurunkan angka kelahiran. Pada tahap ini laju pertambahan penduduk mungkin masih tinggi tetapi sudah mulai menurun;
Tahap 4: Kemantapan dan stabil, di mana pasangan-pasangan berumah tangga melaksanakan pembatasan kelahiran dan mereka cenderung bekerja di luar rumah. Banyaknya anak cenderung hanya 2 atau 3 saja hingga angka pertambahan neto penduduk sangat rendah atau bahkan mendekati nol.
C. Faktor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan Dua hal esensial harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah, pertama sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih efisien. Ini berarti tak boleh ada sumber-sumber menganggur dan alokasi penggunaannya kurang efisien.Yang kedua, penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahannya.Elemen-elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Sumber-sumber Alam Elemen ini meliputi luasnya tanah, sumber mineral dan tambang, iklim, dan lain-lain. Beberapa negara sedang berkembang sangat miskin akan sumber-sumber alam, sedikitnya sumber-sumber alam yang dimiliki meruoakan kendala cukup serius. Dibandingkan dengan sedikitnya kuantitas serta rendahnya persediaan kapital dan sumber tenaga manusia maka kendala sumber alam lebih serius.
2 .Sumber-sumber Tenaga Kerja Masalah di bidang sumber daya manusia yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkambang pada umumnya adalah terlalu banyaknya jumlah penduduk, pendayagunaannya rendah, dan kualitas sumber-sumber daya tenaga kerja sangat rendah.
3. Kualitas Tenaga Kerja yang Rendah Negara-negara sedang berkembang tak mampu mengadakan investasi yang memadai untuk menaikkan kualitas sumber daya manusia berupa pengeluaran untuk memelihara kesehatan masyarakat serta untuk pendidikan dan latihan kerja.
4 .Akumulasi Kapital Untuk mengadakan akumulasi kapital diperlukan pengorbanan atau penyisihan konsumsi sekarang selama beberapa decade.
Di negara sedang berkembang, tingkat pendapatan rendah pada tingkat batas hidup mengakibatkan usaha menyisihkan tabungan sukar dilakukan. Akumulasi kapital tidak hanya berupa truk, pabrik baja, plastik dan sebagainya; tetapi juga meliputi proyek-proyek infrastruktur yang merupakan prasyarat bagi industrialisasi dan pengembangan serta pemasaran produk-produk sektor pertanian. Akumulasi kapital sering kali dipandang sebagai elemen terpenting dalam pertumbuhan ekonomi. Usaha-usaha untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memusatkan pada akumulasi kapital. Hal ini karena, pertama, hampir semua negara-negara berkembang mengalami kelangkaan barang-barang kapital berupa mesi-mesin dan peralatan produksi, bangunan pabrik, fasilitas umum dan lain-lain. Kedua, penambahan dan perbaikan kualitas barang-barang modal sangat penting karena keterbatasan tersedianya tanah yang bisa ditanami.
D. Peranan penting pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi
1. Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial, politik, dan ekonomi. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi. Adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam negeri. Ini sangat diperlukan bagi terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi.
2. Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan fungsi entreprenurial yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatif mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan.
3. Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian. Hal ini tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasr masyarakat, pendidikan, irigasi, penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi, program-program latihan dan keterampilan, dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
4. Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sekor swasta) merupakan pusat atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat pendapatan dan karena adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di negara-negara maju olah kelompok kaya yang sesungguhnya bias menabung.
5. Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat cepat. Program pemerintahlah yang mampu secara intensif menurunkan laju pertambahan penduduk yang cepat lewat program keluarga berencana dan melaksanakan program-program pembangunan pertanian atau daerah pedesaan yang bisa mengerem atau memperlambat arus urbanisasi penduduk pedesaan menuju ke kota-kota besar dan mengakibatkan masalah-masalah social, politis, dan ekonomi.
6. Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja, yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat, yaitu sumber-sumber alam dan manusia, kapital, dan teknologi;tetapi juga faktor permintaan luar negeri. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan.
E.Strategi pertumbuhan ekonomi
1.Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian Pembangunan pertanian bersifat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatif menggunakan sedikit kapital; meskipun dalam investasi pada pembuatan jalan, saluran dan fasilitas pengairan, dan pengembangan teknologinya. Kenaikan produktivitas sektor pertanian memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan kuantitas output bahan makanan yang sama. Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. Di samping itu pembangunan atau kenaikkan produktivitas dan output total sektor pertanian akan menaikan pendapatan di sektor tersebut.
2.Strategi Impor Versus Promosi Ekspor Stategi industrialisasi via substitusi impor pada dasarnya dilakukan dengan membangun industri yang menghasilkan barang-barang yang semula diimpor. Alternatif kebijakan lain adalah strategi industrialisasi via promosi ekspor. Kebijakan ini menekankan pada industrialisasi pada sektor-sektor atau kegiatan produksi da dalam negeri yang mempunyai keunggulan komparatif hingga dapat memproduksinya dengan biaya rendah dan bersaing dengan menjualnya di pasar internasional. Strategi ini secara relatif lebih sukar dilaksanakan karena menuntut kerja keras agar bisa bersaing di pasar internasional.
3.Perlunya Disertivikasi Usaha mengadakan disertivikasi bagi negara-negara pengekspor utama minyak dan gas bumi merupakan upaya mempertahankan atau menstabilkan penerimaan devisanya.
VI. ASPEK HUBUNGAN EKONOMI INTERNASIONAL DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI
A.Perluasan Perdagangan Negara-negara maju telah berkembang merupakan sumber atau pensupplai barang-barang kapital. Di samping itu mereka juga merupakan pasar yang luas dan cukup besar yang membeli ekspor hasil-hasil pertanian, pertambangan, bahan mentah, ataupun barang-barang manufaktur oleh negara-negara sedang berkembang. Penurunan harga di pasar dunia akan bahan-bahan mentah produk pertanian ataupun hasil pertambangan akan sama seperti halnya turunnya harga minyak bumi ataupun harga tembaga di pasaran internasional.
B.Aliran Penanaman Modal (Investasi) Asing Aliran kapital atau investasi asing dari luar negeri baik oleh sector pemerintah maupun swasta asing dapat merupakan suplemen atau pelengkap bagi usaha pemecahan lingkaran setan kemiskinan. Penanaman modal asing banyak bergerak di sektor eksplorasi sumber alam berupa pertambangan, kehutanan, perikanan, dan juga di sektor manufacturing. Swasta asing yang melakukan investasi umumnya merupakan perusahaan besar multinasional.
C.Bantuan Luar Negeri Berupa Hadiah dan Pinjaman Bantuan asing bisa diberikan secara langsung atau melalui lembaga keuangan internasional. Contoh bantuan langsung berupa hadiah atau pinjaman yang diberikan oleh US-AID (United State Agency for International Development), suatu lembaga bantuan luar negeri pemerintah Amerika Serikat, atau dari badan-badan luar negeri yang serupa dari negara-negara maju telah berkembang lainnya. Pengangguran dan Inflasi
TUGAS 4
I. Pengertian Inflasi dan Pengangguran
Inflasi adalah gejala yang menunjukkan kenaikan tingkat harga umum yang berlangsung terus menerus. Dari pengertian tersebut maka apabila terjadi kenaikan harga hanya bersifat sementara, maka kenaikan harga yang sementara sifatnya tersebut tidak dapat dikatakan inflasi. Didasarkan pada faktor-faktor penyebab inflasi maka ada tiga jenis inflasi yaitu: 1) inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation) dan 2) inflasi desakan biaya (cost-push inflation) 3) inflasi karena pengaruh impor (imported inflation). Inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation) atau inflasi dari sisi permintaan (demand side inflation) adalah inflasi yang disebabkan karena adanya kenaikan permintaan agregat yang sangat besar dibandingkan dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Karena jumlah barang yang diminta lebih besar dari pada barang yang ditawarkan maka terjadi kenaikan harga. Inflasi tarikan permintaan biasanya berlaku pada saat perekonomian mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh dan pertumbuhan eko-nomi berjalan dengan pesat (full employment and full capacity).
Penganguran adalah seseorang yang memiliki kemampuan atau keahlian maupun orang yang tidak memiliki keahlian tertentu yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan penghasilan tetap. Pengangguran di sebabkan oleh banyaknya jumlah pencari pekerjaan namun lapangan kerjanya sedikit atau tidak sebanding dengan yang dibutuhkan. Di Indonesia sendiri jumlah pengangguran tiap tahun bertambah karena pemerintah tidak dapat memberikan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian yang di miliki. Oleh sebab itu, maka perekonomian di Indonesia masih dalam tahap kurang berjalan sempurna atau masih memiliki banyak kendali.
II. Hubungan Pengangguran, Inflasi, dan Pertumbuhan di Indonesia
A.W. Phillips mengamati hubungan antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran. Dari hasil pengamatannya, ternyata ada hubungan yang erat antara inflasi dengan tingkat pengangguran, dalam arti jika inflasi tinggi, maka pengangguran akan rendah. Hasil pengamatan Phillips ini dikenal dengan kurva Phillip.
Menurut J.M Keyness, hubungan antara variabel moneter dengan variabel ekonomi riil sangat kuat. Model klasik menyatakan bahwa harga termasuk upah ditentukan oleh mekanisme pasar dan penyesuaian upah nomial tidak ada pada periode tertentu. Model Keynessian menyatakan bahwa ada kemungkinan kuantitas penawaran dan permintaan tenaga kerja tidak sama dan kemungkinan yang sering terjadi adalah kelebihan penawaran tenaga kerja. Hubungan antara tingkat harga dengan tingkat pengangguran tenaga kerja dijelaskan oleh Kurva Phillips yang menyatakan bahwa tingkat upah nominal pada periode tertentu dapat dijelaskan oleh tingkat pengangguran sekarang (Manurung,2009:223).
Dari definisi ini, ada tiga komponen yang harus dipenuhi agar dapat dikatakan telah terjadi inflasi (Rahardja dan Manurung,2008:249):
a. Kenaikan harga
b. Bersifat umum
c. Berlangsung terus menerus
Sedangkan pengertian dari pengangguran yang digunakan oleh Badan Pusat Statistik, antara lain pengangguran terbuka (open unemployment) didasarkan pada konsep seluruh angkatan yang mencari pekerjaan, baik yang mencari pekerjaan pertama kali atau yang pernah bekerja sebelumnya. Sedangkan setengah penganggur adalah pekerja yang masih mencari pekerjaan penuh atau sambilan dan mereka yang bekerja dengan jam kerja rendah atau kurang dari 35 jam kerja dalam seminggu, setengah penganggur sukarela adalah setengah penganggur tapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain (pekerja paruh waktu). Setengah penganggur terpaksa adalah setengah penganggur yang mencari dan bersedia menerima pekerjaan. Pekerja digolongkan setengah penganggur parah bila ia termasuk setengah menganggur dengan jam kerja kurang dari 25 jam seminggu (Kuncoro,2006:228).
Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan oleh banyak orang.
Pada tahun 1958, pada dasawarsa dimana para pemikir ekonomi sedang ramai-ramainya bertukar pikiran mengenai teori inflasi, A.W. Phillips berhasil menemukan hubungan yang erat antara tingkat pengangguran dengan tingkat perubahan upah nominal. Penemunannya ini diperolehnya dari hasil pengolahan data empirik perekonomian inggris untuk periode 1861-1957. Kurva phillips yang menghubungkan persentase perubahan tingkat upah nominal dengan tingkat pengangguran seperti diuraikan di atas biasa disebut dengan kurva phillips dalam bentuk asli. Di samping itu, ada juga kurva phillips dalam bentuk versi baru yang biasa disebut dengan kurva phillips yang sudah direvisi yang digunakan untuk mengukur tingkat inflasi).
Bersumber dari:
- http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/perekonomian_indonesia/bab2
- perkembangan_strategi_dan_perencanaan_pembangunan_ekonomi_indonesia.pdf
- http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/06/hubungan-antara-pertumbuhan-ekonomi-inflasi-dan-pengangguran-pertemuan-ke-delapan-d/
- inflasi-dan-pengangguran-di-indonesia-1.pdf
DISTA ANGGAWULAN
1EB04
22211181
Senin, 19 Maret 2012
Perekonomian Indonesia 1
PEREKONOMIAN INDONESIA 1
Tugas 1
SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu Negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.
Lalu sistem ekonomi juga dapat di bedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebagai contoh sebuah perekonomian terencana (planned economies)
yaitu sistem perekonomian yang memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi semua di atur oleh pemerintah. Sementara pada perekonomian pasar (market economic) yaitu pasarlah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.
PERKEMBANGAN SISTEM PEREKONOMIAN SEBELUM ORDE BARU
SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
1. Perekonomian Indonesia Pada Masa Penjajahan
• Masa Pendudukan Belanda
Pada masa penjajahan , Indonesia menerapkan sistem perekonomian monopolis. Dimana setiap kegiatan perekonomian dijalankan sesuai penguasa perdaganngan Indonesia saat itu. VOC adalah lembaga yang menguasai perdagangan Indonesia saat itu. Peraturan-peraturan yang ditetapkan VOC seperti verplichte leverentie (kewajiban meyerahkan hasil bumi pada VOC ) dan contingenten (pajak hasil bumi) dirancang untuk mendukung monopoli itu. Disamping itu, VOC juga menjaga agar harga rempah-rempah tetap tinggi, antara lain dengan diadakannya pembatasan jumlah tanaman rempah-rempah yang boleh ditanam penduduk, pelayaran Hongi dan hak extirpatie (pemusnahan tanaman yang jumlahnya melebihi peraturan). Semua aturan itu pada umumnya hanya diterapkan di Maluku yang memang sudah diisolasi oleh VOC dari pola pelayaran niaga samudera Hindia.
Dengan memonopoli rempah-rempah, diharapkan VOC akan menambah isi kas negeri Belanda, dan dengan begitu akan meningkatkan pamor dan kekayaan Belanda. Disamping itu juga diterapkan Preangerstelstel, yaitu kewajiban menanam tanaman kopi bagi penduduk Priangan.
• Masa Pendudukan Inggris
Inggris berusaha merubah pola pajak hasil bumi yang telah hampir dua abad diterapkan oleh Belanda, dengan menerapkan Landrent (pajak tanah). Sistem ini sudah berhasil di India, dan Thomas Stamford Raffles mengira sistem ini akan berhasil juga di Hindia Belanda. Selain itu, dengan landrent, maka penduduk pribumi akan memiliki uang untuk membeli barang produk Inggris atau yang diimpor dari India. Inilah imperialisme modern yang menjadikan tanah jajahan tidak sekedar untuk dieksplorasi kekayaan alamnya, tapi juga menjadi daerah pemasaran produk dari negara penjajah.
Akan tetapi, perubahan yang cukup mendasar dalam perekonomian ini sulit dilakukan, dan bahkan mengalami kegagalan di akhir kekuasaan Inggris yang Cuma seumur jagung di Hindia Belanda. Sebab-sebabnya antara lain :
a. Masyarakat Hindia Belanda pada umumnya buta huruf dan kurang mengenal uang, apalagi untuk menghitung luas tanah yang kena pajak.
b. Pegawai pengukur tanah dari Inggris sendiri jumlahnya terlalu sedikit.
c. Kebijakan ini kurang didukung raja-raja dan para bangsawan, karena Inggris tak mau mengakui suksesi jabatan secara turun-temurun.
• Masa Culturstelsel
Cultuurstelstel (sistem tanam paksa) mulai diberlakukan pada tahun 1836 atas inisiatif Van Den Bosch. Tujuannya adalah untuk memproduksi berbagai komoditi yang ada permintaannya di pasaran dunia. Sejak saat itu, diperintahkan pembudidayaan produk-produk selain kopi dan rempah-rempah, yaitu gula, nila, tembakau, teh, kina, karet, kelapa sawit, dll. Sistem ini jelas menekan penduduk pribumi, tapi amat menguntungkan bagi Belanda, apalagi dipadukan dengan sistem konsinyasi (monopoli ekspor). Setelah penerapan kedua sistem ini, seluruh kerugian akibat perang dengan Napoleon di Belanda langsung tergantikan berkali lipat.
Sistem ini merupakan pengganti sistem landrent dalam rangka memperkenalkan penggunaan uang pada masyarakat pribumi. Masyarakat diwajibkan menanam tanaman komoditas ekspor dan menjual hasilnya ke gudang-gudang pemerintah untuk kemudian dibayar dengan harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Cultuurstelstel melibatkan para bangsawan dalam pengumpulannya, antara lain dengan memanfaatkan tatanan politik Mataram–yaitu kewajiban rakyat untuk melakukan berbagai tugas dengan tidak mendapat imbalan–dan memotivasi para pejabat Belanda dengan cultuurprocenten (imbalan yang akan diterima sesuai dengan hasil produksi yang masuk gudang). Mereka mulai mengenal tata cara menanam tanaman komoditas ekspor yang pada umumnya bukan tanaman asli Indonesia, dan masuknya ekonomi uang di pedesaan yang memicu meningkatnya taraf hidup mereka. Bagi pemerintah Belanda, ini berarti bahwa masyarakat sudah bisa menyerap barang-barang impor yang mereka datangkan ke Hindia Belanda. Dan ini juga merubah cara hidup masyarakat pedesaan menjadi lebih komersial, tercermin dari meningkatnya jumlah penduduk yang melakukan kegiatan ekonomi nonagraris.
Pemerintah Belanda dengan menerapkan cultuurstelstel membuktikan teori sewa tanah dari mazhab klasik, yaitu bahwa sewa tanah timbul dari keterbatasan kesuburan tanah. Namun disini, pemerintah Belanda hanya menerima sewanya saja, tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk menggarap tanah yang kian lama kian besar. Biaya yang kian besar itu meningkatkan penderitaan rakyat, sesuai teori nilai lebih (Karl Marx), bahwa nilai lebih ini meningkatkan kesejahteraan Belanda sebagai kapitalis.
• Sistem Ekonomi Pintu Terbuka
Adanya dorongan dari kaum humanis Belanda yang menginginkan perubahan nasib warga pribumi ke arah yang lebih baik, mendorong pemerintah Hindia Belanda untuk mengubah kebijakan ekonominya. Dibuatlah peraturan-peraturan agraria yang baru, yang antara lain mengatur tentang penyewaan tanah pada pihak swasta untuk jangka 75 tahun, dan aturan tentang tanah yang boleh disewakan dan yang tidak boleh. Hal ini nampaknya juga masih tak lepas dari teori-teori mazhab klasik, antara lain terlihat pada :
a. Keberadaan pemerintah Hindia Belanda sebagai tuan tanah, pihak swasta yang mengelola perkebunan swasta sebagai golongan kapitalis, dan masyarakat pribumi sebagai buruh penggarap tanah.
b. Prinsip keuntungan absolut : Bila di suatu tempat harga barang berada diatas ongkos tenaga kerja yang dibutuhkan, maka pengusaha memperoleh laba yang besar dan mendorong mengalirnya faktor produksi ke tempat tersebut.
c. Laissez faire laissez passer, perekonomian diserahkan pada pihak swasta, walau jelas, pemerintah Belanda masih memegang peran yang besar sebagai penjajah yang sesungguhnya.
Pada akhirnya, sistem ini bukannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pribumi, tapi malah menambah penderitaan, terutama bagi para kuli kontrak yang pada umumnya tidak diperlakukan dengan layak.
• Masa pendudukan Jepang
Pemerintah militer Jepang menerapkan suatu kebijakan pengerahan sumber daya ekonomi mendukung gerak maju pasukan Jepang dalam perang Pasifik. Sebagai akibatnya, terjadi perombakan besar-besaran dalam struktur ekonomi masyarakat. Kesejahteraan rakyat merosot tajam dan terjadi bencana kekurangan pangan, karena produksi bahan makanan untuk memasok pasukan militer dan produksi minyak jarak untuk pelumas pesawat tempur menempati prioritas utama. Impor dan ekspor macet, sehingga terjadi kelangkaan tekstil yang sebelumnya didapat dengan jalan impor.
Seperti inilah sistem sosialis ala bala tentara Dai Nippon. Segala hal diatur oleh pusat guna mencapai kesejahteraan bersama yang diharapkan akan tercapai seusai memenangkan perang Pasifik.
2. Perekonomian Indonesia Pada Masa Orde Lama
Pada masa awal kemerdekaan perekonomian Indonesia amatlah buruk antara lain disebabkan oleh inflasi yang sangat tinggi karena pada saat itu indonesia menggunakan 4 mata uang, yaitu mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang.
Kemudian pada tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI (Allied Forces for Netherlands East Indies/pasukan sekutu) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu. Pada bulan Oktober 1946, pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru, yaitu ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai pengganti uang Jepang. Berdasarkan teori moneter, banyaknya jumlah uang yang beredar mempengaruhi kenaikan tingkat hargapenyebab lain adalah adanya blokade ekonomi oleh Belanda sejak bulan November 1945 untuk menutup pintu perdagangan luar negri RI,kosongnyakas negara akibat penjajahan,eksploitasi besar-besaran di masa penjajahan.
• Perekonomian Indonesia Pada Masa Demokrasi Liberal
Masa ini disebut masa liberal, karena dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip-prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. Padahal pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha Cina. Pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi, antara lain :
A. Gunting Syarifuddin, yaitu pemotongan nilai uang (sanering) 20 Maret 1950, untuk mengurangi jumlah uang yang beredar agar tingkat harga turun.
B. Program Benteng (Kabinet Natsir), yaitu upaya menumbuhkan wiraswastawan pribumi dan mendorong importir nasional agar bisa bersaing dengan perusahaan impor asing dengan membatasi impor barang dan memberikan lisensi impornya hanya pada importir pribumi agar nantinya dapat berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi nasional. Namun usaha ini gagal, karena sifat pengusaha pribumi yang cenderung konsumtif dan tak bisa bersaing dengan pengusaha non-pribumi.
C. Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia pada 15 Desember 1951 lewat UU no.24 th 1951 dengan fungsi sebagai bank sentral dan bank sirkulasi.
D. Sistem ekonomi Ali-Baba (kabinet Ali Sastroamijoyo I) yang diprakarsai Mr Iskak Cokrohadisuryo, yaitu penggalangan kerjasama antara pengusaha cina dan pengusaha pribumi.
• Perekonomian Indonesia Pada Masa Demokrasi Terpimpin
Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 Juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme (segala-galanya diatur oleh pemerintah). Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia, antara lain :
a. Devaluasi yang diumumkan pada 25 Agustus 1959 menurunkan nilai uang sebagai berikut: Uang kertas pecahan Rp 500 menjadi Rp 50, uang kertas pecahan Rp 1000 menjadi Rp 100, dan semua simpanan di bank yang melebihi 25.000 dibekukan.
b. Pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) untuk mencapai tahap ekonomi sosialis Indonesia dengan cara terpimpin , dalam pelaksanaannya justru mengakibatkan stagnasi bagi perekonomian Indonesia. Bahkan pada 1961-1962 harga barang-baranga naik 400%.
c. Devaluasi yang dilakukan pada 13 Desember 1965 menjadikan uang senilai Rp 1000 menjadi Rp 1. Sehingga uang rupiah baru mestinya dihargai 1000 kali lipat uang rupiah lama, tapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai 10 kali lipat lebih tinggi. Maka tindakan pemerintah untuk menekan angka inflasi ini malah meningkatkan angka inflasi.
Kegagalan-kegagalan dalam berbagai tindakan moneter itu diperparah karena pemerintah tidak menghemat pengeluaran-pengeluarannya. Pada masa ini banyak proyek-proyek mercusuar yang dilaksanakan pemerintah, dan juga sebagai akibat politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara Barat. Sehingga pada masa itu sistem yang dipergunakan masih belum cukup efektif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,malah memunculkan beberapa masalah baru.
TUGAS 2
SISTEM EKONOMI PASAR DAN SISTEM EKONOMI CAMPURAN
1. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
Dalam teori ekonomi dan dalam keadaan yang sebenarnya system pasar bebas atau system laissez-Faire merupakan system ekonomi yang paling ideal. Oleh karena itu pada masa ini semakin banyak Negara yang melaksanakan system ini dengan sebaik-baiknya.
Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar.
Dalam system perekonomian pasar bebas , faktor-faktor produksi dimiliki oleh pihak swasta dan mereka mempunyai kebebasan untuk menggunakannya. Sektor perusahaan akan berusaha untuk menggunakan cara paling efisien dan memberi keuntungan yang paling maksimum . Sistem perekonomian pasar bebas mencapai tujuan tersebut melalui interaksi diantara pengusaha dan pembeli di dalam pasaran. Mekanisme pasar akan member petinjuk dalam usaha masyarakat untuk menyelesaikan masalah : “Apa”,”Bagaimana” dan “Untuk Siapa”.
Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya “An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.”
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :
Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
Persaingan dilakukan secara bebas
Peranan modal masih sangat visual
Alat-alat produksi dikuasai masyarakat
Perekonomian diatur dalam mekanisme pasar
-Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar yaitu :
Menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam penyelenggaraan perekonomian , sebab masyarakat diberi kebebasan dalam menentukan kegiatan perekonomian .
Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi.
Munculnya persaingan untuk maju.
Mutu barang tinggi karna ada persaingan.
Efisiensi dan efektivitas penggunaan factor –faktor produksi dapat tercapai dengan baik , sebab setiap tindakan ekonomi yang didasarkan pada motif pencarian keuntungan yang sebesar-besarnya.
-Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar :
Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan.
Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal.
Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat.
Sering terjadi gejolak dalam perekonomian.
Pihak yang lemah dimangsa yang kuat.
Kadang-kadang persaingan kurang sehat.
4. Sistem Ekonomi Campuran
Disamping menyadari kebaikan-kebaikannya, sejak lama ahli-ahli ekonomi telah menyadari pula bahwa mekanisme pasar mempunyai beberapa kelemahan dan menimbulkan kepincangan dalam masyarakat. Kelemahan dan kepincangan tersebut mendorong pemerintah untuk melakukan campur tangan dalam perekonomian.
Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Dalam perekonomian campuran , tujuan pokok dari campur tangan pemerintah adalah untuk menghindari akibat-akibat yang kurang menguntungkan dari system pasar bebas. Adanya campur tangan pemerintah akan meminimalkan potensi monopoli yang dilakukan oleh pihak tertentu.
Peranan Campur Tangan Pemerintah
Campur tangan pemerintah dalam perekonomian dapat dibedakan dalam tiga bentuk .
1. Berupa peraturan-peraturan yang bertujuan untuk mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi agar mereka dijalankan dalam norma-norma.
2. Berupa secara langsung melakukan kegiatan –kegiatan ekonomi.
3. Dengan melaksanakan kebijakan fiscal (kebijakan mengubah pajak dan pengeluaran pemerintah) dan kebijakan moneter (mengatur dan mengawasi kegiatan sector keuangan dalam perekonomian, yaitu mempengaruhi suku bunga ,dll).
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :
Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat.
Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.
Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Kebaikan sistem ekonomi campuran
Kebebasan berusaha.
Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas.
Lebih mementingkan umum dari pada pribadi.
Kelemahan sistem ekonomi campuran
Beban pemerintah berat dari pada beban swasta.
Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan.
Sumber :
1. http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/perekonomian_indonesia/bab1sistem_perekonomian_indonesia.pdf
2. http://mettamustika.wordpress.com/2011/05/30/sistem-perekonomian-indonesia/
3. http://www.scribd.com/dhe_handh/d/19623974-Sistem-Ekonomi-Indonesia
4. MIKRO EKONOMI: Teori Pengantar – Edisi Ketiga
Tugas 1
SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu Negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.
Lalu sistem ekonomi juga dapat di bedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebagai contoh sebuah perekonomian terencana (planned economies)
yaitu sistem perekonomian yang memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi semua di atur oleh pemerintah. Sementara pada perekonomian pasar (market economic) yaitu pasarlah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.
PERKEMBANGAN SISTEM PEREKONOMIAN SEBELUM ORDE BARU
SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
1. Perekonomian Indonesia Pada Masa Penjajahan
• Masa Pendudukan Belanda
Pada masa penjajahan , Indonesia menerapkan sistem perekonomian monopolis. Dimana setiap kegiatan perekonomian dijalankan sesuai penguasa perdaganngan Indonesia saat itu. VOC adalah lembaga yang menguasai perdagangan Indonesia saat itu. Peraturan-peraturan yang ditetapkan VOC seperti verplichte leverentie (kewajiban meyerahkan hasil bumi pada VOC ) dan contingenten (pajak hasil bumi) dirancang untuk mendukung monopoli itu. Disamping itu, VOC juga menjaga agar harga rempah-rempah tetap tinggi, antara lain dengan diadakannya pembatasan jumlah tanaman rempah-rempah yang boleh ditanam penduduk, pelayaran Hongi dan hak extirpatie (pemusnahan tanaman yang jumlahnya melebihi peraturan). Semua aturan itu pada umumnya hanya diterapkan di Maluku yang memang sudah diisolasi oleh VOC dari pola pelayaran niaga samudera Hindia.
Dengan memonopoli rempah-rempah, diharapkan VOC akan menambah isi kas negeri Belanda, dan dengan begitu akan meningkatkan pamor dan kekayaan Belanda. Disamping itu juga diterapkan Preangerstelstel, yaitu kewajiban menanam tanaman kopi bagi penduduk Priangan.
• Masa Pendudukan Inggris
Inggris berusaha merubah pola pajak hasil bumi yang telah hampir dua abad diterapkan oleh Belanda, dengan menerapkan Landrent (pajak tanah). Sistem ini sudah berhasil di India, dan Thomas Stamford Raffles mengira sistem ini akan berhasil juga di Hindia Belanda. Selain itu, dengan landrent, maka penduduk pribumi akan memiliki uang untuk membeli barang produk Inggris atau yang diimpor dari India. Inilah imperialisme modern yang menjadikan tanah jajahan tidak sekedar untuk dieksplorasi kekayaan alamnya, tapi juga menjadi daerah pemasaran produk dari negara penjajah.
Akan tetapi, perubahan yang cukup mendasar dalam perekonomian ini sulit dilakukan, dan bahkan mengalami kegagalan di akhir kekuasaan Inggris yang Cuma seumur jagung di Hindia Belanda. Sebab-sebabnya antara lain :
a. Masyarakat Hindia Belanda pada umumnya buta huruf dan kurang mengenal uang, apalagi untuk menghitung luas tanah yang kena pajak.
b. Pegawai pengukur tanah dari Inggris sendiri jumlahnya terlalu sedikit.
c. Kebijakan ini kurang didukung raja-raja dan para bangsawan, karena Inggris tak mau mengakui suksesi jabatan secara turun-temurun.
• Masa Culturstelsel
Cultuurstelstel (sistem tanam paksa) mulai diberlakukan pada tahun 1836 atas inisiatif Van Den Bosch. Tujuannya adalah untuk memproduksi berbagai komoditi yang ada permintaannya di pasaran dunia. Sejak saat itu, diperintahkan pembudidayaan produk-produk selain kopi dan rempah-rempah, yaitu gula, nila, tembakau, teh, kina, karet, kelapa sawit, dll. Sistem ini jelas menekan penduduk pribumi, tapi amat menguntungkan bagi Belanda, apalagi dipadukan dengan sistem konsinyasi (monopoli ekspor). Setelah penerapan kedua sistem ini, seluruh kerugian akibat perang dengan Napoleon di Belanda langsung tergantikan berkali lipat.
Sistem ini merupakan pengganti sistem landrent dalam rangka memperkenalkan penggunaan uang pada masyarakat pribumi. Masyarakat diwajibkan menanam tanaman komoditas ekspor dan menjual hasilnya ke gudang-gudang pemerintah untuk kemudian dibayar dengan harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Cultuurstelstel melibatkan para bangsawan dalam pengumpulannya, antara lain dengan memanfaatkan tatanan politik Mataram–yaitu kewajiban rakyat untuk melakukan berbagai tugas dengan tidak mendapat imbalan–dan memotivasi para pejabat Belanda dengan cultuurprocenten (imbalan yang akan diterima sesuai dengan hasil produksi yang masuk gudang). Mereka mulai mengenal tata cara menanam tanaman komoditas ekspor yang pada umumnya bukan tanaman asli Indonesia, dan masuknya ekonomi uang di pedesaan yang memicu meningkatnya taraf hidup mereka. Bagi pemerintah Belanda, ini berarti bahwa masyarakat sudah bisa menyerap barang-barang impor yang mereka datangkan ke Hindia Belanda. Dan ini juga merubah cara hidup masyarakat pedesaan menjadi lebih komersial, tercermin dari meningkatnya jumlah penduduk yang melakukan kegiatan ekonomi nonagraris.
Pemerintah Belanda dengan menerapkan cultuurstelstel membuktikan teori sewa tanah dari mazhab klasik, yaitu bahwa sewa tanah timbul dari keterbatasan kesuburan tanah. Namun disini, pemerintah Belanda hanya menerima sewanya saja, tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk menggarap tanah yang kian lama kian besar. Biaya yang kian besar itu meningkatkan penderitaan rakyat, sesuai teori nilai lebih (Karl Marx), bahwa nilai lebih ini meningkatkan kesejahteraan Belanda sebagai kapitalis.
• Sistem Ekonomi Pintu Terbuka
Adanya dorongan dari kaum humanis Belanda yang menginginkan perubahan nasib warga pribumi ke arah yang lebih baik, mendorong pemerintah Hindia Belanda untuk mengubah kebijakan ekonominya. Dibuatlah peraturan-peraturan agraria yang baru, yang antara lain mengatur tentang penyewaan tanah pada pihak swasta untuk jangka 75 tahun, dan aturan tentang tanah yang boleh disewakan dan yang tidak boleh. Hal ini nampaknya juga masih tak lepas dari teori-teori mazhab klasik, antara lain terlihat pada :
a. Keberadaan pemerintah Hindia Belanda sebagai tuan tanah, pihak swasta yang mengelola perkebunan swasta sebagai golongan kapitalis, dan masyarakat pribumi sebagai buruh penggarap tanah.
b. Prinsip keuntungan absolut : Bila di suatu tempat harga barang berada diatas ongkos tenaga kerja yang dibutuhkan, maka pengusaha memperoleh laba yang besar dan mendorong mengalirnya faktor produksi ke tempat tersebut.
c. Laissez faire laissez passer, perekonomian diserahkan pada pihak swasta, walau jelas, pemerintah Belanda masih memegang peran yang besar sebagai penjajah yang sesungguhnya.
Pada akhirnya, sistem ini bukannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pribumi, tapi malah menambah penderitaan, terutama bagi para kuli kontrak yang pada umumnya tidak diperlakukan dengan layak.
• Masa pendudukan Jepang
Pemerintah militer Jepang menerapkan suatu kebijakan pengerahan sumber daya ekonomi mendukung gerak maju pasukan Jepang dalam perang Pasifik. Sebagai akibatnya, terjadi perombakan besar-besaran dalam struktur ekonomi masyarakat. Kesejahteraan rakyat merosot tajam dan terjadi bencana kekurangan pangan, karena produksi bahan makanan untuk memasok pasukan militer dan produksi minyak jarak untuk pelumas pesawat tempur menempati prioritas utama. Impor dan ekspor macet, sehingga terjadi kelangkaan tekstil yang sebelumnya didapat dengan jalan impor.
Seperti inilah sistem sosialis ala bala tentara Dai Nippon. Segala hal diatur oleh pusat guna mencapai kesejahteraan bersama yang diharapkan akan tercapai seusai memenangkan perang Pasifik.
2. Perekonomian Indonesia Pada Masa Orde Lama
Pada masa awal kemerdekaan perekonomian Indonesia amatlah buruk antara lain disebabkan oleh inflasi yang sangat tinggi karena pada saat itu indonesia menggunakan 4 mata uang, yaitu mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang.
Kemudian pada tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI (Allied Forces for Netherlands East Indies/pasukan sekutu) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu. Pada bulan Oktober 1946, pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru, yaitu ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai pengganti uang Jepang. Berdasarkan teori moneter, banyaknya jumlah uang yang beredar mempengaruhi kenaikan tingkat hargapenyebab lain adalah adanya blokade ekonomi oleh Belanda sejak bulan November 1945 untuk menutup pintu perdagangan luar negri RI,kosongnyakas negara akibat penjajahan,eksploitasi besar-besaran di masa penjajahan.
• Perekonomian Indonesia Pada Masa Demokrasi Liberal
Masa ini disebut masa liberal, karena dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip-prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. Padahal pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha Cina. Pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi, antara lain :
A. Gunting Syarifuddin, yaitu pemotongan nilai uang (sanering) 20 Maret 1950, untuk mengurangi jumlah uang yang beredar agar tingkat harga turun.
B. Program Benteng (Kabinet Natsir), yaitu upaya menumbuhkan wiraswastawan pribumi dan mendorong importir nasional agar bisa bersaing dengan perusahaan impor asing dengan membatasi impor barang dan memberikan lisensi impornya hanya pada importir pribumi agar nantinya dapat berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi nasional. Namun usaha ini gagal, karena sifat pengusaha pribumi yang cenderung konsumtif dan tak bisa bersaing dengan pengusaha non-pribumi.
C. Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia pada 15 Desember 1951 lewat UU no.24 th 1951 dengan fungsi sebagai bank sentral dan bank sirkulasi.
D. Sistem ekonomi Ali-Baba (kabinet Ali Sastroamijoyo I) yang diprakarsai Mr Iskak Cokrohadisuryo, yaitu penggalangan kerjasama antara pengusaha cina dan pengusaha pribumi.
• Perekonomian Indonesia Pada Masa Demokrasi Terpimpin
Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 Juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme (segala-galanya diatur oleh pemerintah). Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia, antara lain :
a. Devaluasi yang diumumkan pada 25 Agustus 1959 menurunkan nilai uang sebagai berikut: Uang kertas pecahan Rp 500 menjadi Rp 50, uang kertas pecahan Rp 1000 menjadi Rp 100, dan semua simpanan di bank yang melebihi 25.000 dibekukan.
b. Pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) untuk mencapai tahap ekonomi sosialis Indonesia dengan cara terpimpin , dalam pelaksanaannya justru mengakibatkan stagnasi bagi perekonomian Indonesia. Bahkan pada 1961-1962 harga barang-baranga naik 400%.
c. Devaluasi yang dilakukan pada 13 Desember 1965 menjadikan uang senilai Rp 1000 menjadi Rp 1. Sehingga uang rupiah baru mestinya dihargai 1000 kali lipat uang rupiah lama, tapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai 10 kali lipat lebih tinggi. Maka tindakan pemerintah untuk menekan angka inflasi ini malah meningkatkan angka inflasi.
Kegagalan-kegagalan dalam berbagai tindakan moneter itu diperparah karena pemerintah tidak menghemat pengeluaran-pengeluarannya. Pada masa ini banyak proyek-proyek mercusuar yang dilaksanakan pemerintah, dan juga sebagai akibat politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara Barat. Sehingga pada masa itu sistem yang dipergunakan masih belum cukup efektif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,malah memunculkan beberapa masalah baru.
TUGAS 2
SISTEM EKONOMI PASAR DAN SISTEM EKONOMI CAMPURAN
1. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
Dalam teori ekonomi dan dalam keadaan yang sebenarnya system pasar bebas atau system laissez-Faire merupakan system ekonomi yang paling ideal. Oleh karena itu pada masa ini semakin banyak Negara yang melaksanakan system ini dengan sebaik-baiknya.
Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar.
Dalam system perekonomian pasar bebas , faktor-faktor produksi dimiliki oleh pihak swasta dan mereka mempunyai kebebasan untuk menggunakannya. Sektor perusahaan akan berusaha untuk menggunakan cara paling efisien dan memberi keuntungan yang paling maksimum . Sistem perekonomian pasar bebas mencapai tujuan tersebut melalui interaksi diantara pengusaha dan pembeli di dalam pasaran. Mekanisme pasar akan member petinjuk dalam usaha masyarakat untuk menyelesaikan masalah : “Apa”,”Bagaimana” dan “Untuk Siapa”.
Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya “An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.”
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :
Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
Persaingan dilakukan secara bebas
Peranan modal masih sangat visual
Alat-alat produksi dikuasai masyarakat
Perekonomian diatur dalam mekanisme pasar
-Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar yaitu :
Menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam penyelenggaraan perekonomian , sebab masyarakat diberi kebebasan dalam menentukan kegiatan perekonomian .
Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi.
Munculnya persaingan untuk maju.
Mutu barang tinggi karna ada persaingan.
Efisiensi dan efektivitas penggunaan factor –faktor produksi dapat tercapai dengan baik , sebab setiap tindakan ekonomi yang didasarkan pada motif pencarian keuntungan yang sebesar-besarnya.
-Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar :
Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan.
Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal.
Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat.
Sering terjadi gejolak dalam perekonomian.
Pihak yang lemah dimangsa yang kuat.
Kadang-kadang persaingan kurang sehat.
4. Sistem Ekonomi Campuran
Disamping menyadari kebaikan-kebaikannya, sejak lama ahli-ahli ekonomi telah menyadari pula bahwa mekanisme pasar mempunyai beberapa kelemahan dan menimbulkan kepincangan dalam masyarakat. Kelemahan dan kepincangan tersebut mendorong pemerintah untuk melakukan campur tangan dalam perekonomian.
Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Dalam perekonomian campuran , tujuan pokok dari campur tangan pemerintah adalah untuk menghindari akibat-akibat yang kurang menguntungkan dari system pasar bebas. Adanya campur tangan pemerintah akan meminimalkan potensi monopoli yang dilakukan oleh pihak tertentu.
Peranan Campur Tangan Pemerintah
Campur tangan pemerintah dalam perekonomian dapat dibedakan dalam tiga bentuk .
1. Berupa peraturan-peraturan yang bertujuan untuk mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi agar mereka dijalankan dalam norma-norma.
2. Berupa secara langsung melakukan kegiatan –kegiatan ekonomi.
3. Dengan melaksanakan kebijakan fiscal (kebijakan mengubah pajak dan pengeluaran pemerintah) dan kebijakan moneter (mengatur dan mengawasi kegiatan sector keuangan dalam perekonomian, yaitu mempengaruhi suku bunga ,dll).
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :
Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat.
Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.
Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Kebaikan sistem ekonomi campuran
Kebebasan berusaha.
Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas.
Lebih mementingkan umum dari pada pribadi.
Kelemahan sistem ekonomi campuran
Beban pemerintah berat dari pada beban swasta.
Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan.
Sumber :
1. http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/perekonomian_indonesia/bab1sistem_perekonomian_indonesia.pdf
2. http://mettamustika.wordpress.com/2011/05/30/sistem-perekonomian-indonesia/
3. http://www.scribd.com/dhe_handh/d/19623974-Sistem-Ekonomi-Indonesia
4. MIKRO EKONOMI: Teori Pengantar – Edisi Ketiga
Minggu, 18 Maret 2012
Tugas Dasar Pemasaran
Nama Kelompok : 1. Dista Anggawulan (22211181)
2. Ridwan NurHakim (29211109)
3. Sari Wahyu cantik (262119620)
Kelas : 1EB04
KEDAI DURIAN EXPRESS
Pada Tugas yang diberikan kepada kami saat ini kami mencoba menganalisi dan membahas satu unit usaha yang bernama “KEDAI DURIAN EXPRESS”
Lingkungan yang mempengaruhi usaha ini menurut kami adalah mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum.
Usaha ini masuk ke dalam lingkungan pemasaran makro eksternal alasan kenapa usaha ini masuk ke dalam pemasaran makro eksternal adalah karena usaha ini mencakup agar keinginan masyarakat dapat di penuhi.
- Kelemahan usaha ini adalah :
1. Buah Durian yang termasuk buah musiman
2. Tidak semua orang menyukai buah durian
3. Usaha ini hanya mengandalkan buah durian
- Kekuatan usaha ini adalah :
1. Harganya yang sangat terjangkau
2. Bertempat di lokasi yang strategis
3. Menu yang bervariasi
4. Pengunjung yang dimanjakan dengan update musik dan buku bacaan
5. Memberikan kenyamanan pada setiap pengunjungnya untuk bisa lebih berlama-lama menikmati suasana tempat tersebut
6. Keramahan para karyawan
Peluang usaha ini adalah meningkatan perekonomian local dengan menggunakan durian local yang sebenarnya memiliki keunggulan sendiri keimbang dengan durian monthong asal Thailand.
Ancaman usaha ini adalah buah yang musiman sehingga tidak menjamin usahanya untuk berkembang ketika persedian durian telah habis, jika usaha tersebut tidak dapat diatur dengan baik usaha tersebut akan menjadi usaha yang failed
2. Ridwan NurHakim (29211109)
3. Sari Wahyu cantik (262119620)
Kelas : 1EB04
KEDAI DURIAN EXPRESS
Pada Tugas yang diberikan kepada kami saat ini kami mencoba menganalisi dan membahas satu unit usaha yang bernama “KEDAI DURIAN EXPRESS”
Lingkungan yang mempengaruhi usaha ini menurut kami adalah mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum.
Usaha ini masuk ke dalam lingkungan pemasaran makro eksternal alasan kenapa usaha ini masuk ke dalam pemasaran makro eksternal adalah karena usaha ini mencakup agar keinginan masyarakat dapat di penuhi.
- Kelemahan usaha ini adalah :
1. Buah Durian yang termasuk buah musiman
2. Tidak semua orang menyukai buah durian
3. Usaha ini hanya mengandalkan buah durian
- Kekuatan usaha ini adalah :
1. Harganya yang sangat terjangkau
2. Bertempat di lokasi yang strategis
3. Menu yang bervariasi
4. Pengunjung yang dimanjakan dengan update musik dan buku bacaan
5. Memberikan kenyamanan pada setiap pengunjungnya untuk bisa lebih berlama-lama menikmati suasana tempat tersebut
6. Keramahan para karyawan
Peluang usaha ini adalah meningkatan perekonomian local dengan menggunakan durian local yang sebenarnya memiliki keunggulan sendiri keimbang dengan durian monthong asal Thailand.
Ancaman usaha ini adalah buah yang musiman sehingga tidak menjamin usahanya untuk berkembang ketika persedian durian telah habis, jika usaha tersebut tidak dapat diatur dengan baik usaha tersebut akan menjadi usaha yang failed
Senin, 30 Januari 2012
Pengantar Bisnis 4
TUGAS SOFTSKILL 4
TUGAS 1
BAB 8
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP
(AMDAL)
A. PENGERTIAN AMDAL
Lingkungan hidup merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk ditelaah sebelum suati investasi atau usaha dijalankan. Dampak yang timbul ada yang langsung mempengaruhi pada saat kegiatan usaha/proyek dilakukan sekarang atau baru terlihat beberapa waktu kemudian di masa yang akan dating. Dampak lingkungan hidup yang terjadi adalah berubahnya suatu lingkungan dari bentuk aslinya seperti perubahan fisik kimia, biologi, atau sosial. Sebelum suatu usaha/proyek dijalankan maka sebaiknya dilakukan terlebih dahulu studi tentang dampak lingkungan yang bakal timbul, baik dampak sekarang maupun mendatang.
Pengutamaan telaah AMDAL adalah meliputi dampak lingkungan di sekitarnya, baik di dalam usaha/proyek maupun di luar suatu proyek yang akan dijalankan. Pengertian AMDAL menurut PP No. 27 Tahun 1999 pasal 1 adalah telaah secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha dan kegiatan. Arti lain AMDAL adalah teknik untuk menganalisis apakah proyek yang akan dijalankan akan mencemarkan lingkungan atau tidak. Jika iya,maka diberikan jalan alternative pencegahannya.
B. DAMPAK YANG DITIMBULKAN
AMDAL merupakan salah satu bagian dari aspek studi kelayakan bisnis. Artinya, untuk melakukan suatu kegiatan usaha/proyek, studi mengenai AMDAL merupakan salah satu syarat kelayakan usaha tersebut. Komponen lingkungan hidup yang harus dipertahankan dan dijaga serta dilestarikan fungsinya,antara lain :
1. Hutan lindung, hutan konservasi, dan cagar biosfer.
2. Sumber daya manusia
3. Keanekaragaman hayati
4. Kualitas udara
5. Warisan alam dan warisan budaya
6. Kenyamanan lingkungan hidup
7. Nilai-nilai budaya yang berorientasi selaras dengan lingkungan hidup
Komponen lingkungan hidup yang akan berubah secara mendasar dan penting bagi masyarakat di sekitar suatu rencana usaha dan/atau kegiatan,seperti antara lain :
1. Kepemilikan dan penguasaan lahan
2. Kesempatan kerja dan usaha
3. Taraf hidup masyarakat
4. Kesehatan masyarakat
Dampak negative yang mungkin akan timbul, jika tidak dilakukan AMDAL secara baik dan benar adalah sebagai berikut :
1. Terhadap tanah dan kehutanan
a. Menjadi tidak subur dan gersang, sehingga sangat merugikan sektor pertanian
b. Terjadi erosi atau banjir
c. Tailing
d. Punahnya keanekaragaman hayati,baik flora maupun fauna
2. Terhadap air
a. Mengubah warna dari yang jernih menjadi kuning atau hitam
b. Berubah rasa sehingga berbahaya untuk diminum,karna mengandung zat berbahaya
c. Berbau busuk atau menyengat
d. Matinya binatang air dan tanaman akibat air berubah warna dan rasa
3. Terhadap udara
a. Udara di sekitar lokasi menjadi berdebu
b. Dapat menimbulkan radiasi yang tidak dapat terlihat dari mata
c. Dapat menimbulkan suhu udara menjadi panas
4. Terhadap manusia
a. Akan menimbulkan penyakit terhadap karyawan dan masyarakat di lokasi proyek
b. Berubahnya perilaku masyarakat karena berubahnya struktur penduduk
c. Rusaknya adat istiadat masyarakat setempat
Adapun alternatif penyelesaiannya yang dapat dilakukan sebagai berikut :
1. Terhadap tanah
a. Melakukan rehabilitasi melalui penghijauan(reboisasi)
b. Melakukan penggalian yang menyebabkan tanah menjadi berlubang-lubang
2. Terhadap air
a. Memasang saringan sehingga air keluar dari pembuangan sudah bersih dan sehat
b. Membuat saluran pembuangan yang teratur ke daerah tertentu
3. Terhadap udara
a. Memasang saringan udara untuk menghindari asap dan debu
b. Memasang alat kedap suara untuk mencegah suara yang bising
4. Terhadap manusia
a. Menyediakan tempat kesehatan secara gratis kepada masyarakat
b. Memindahkan masyarakat ke lokasi yang lebih aman
C. TUJUAN DAN KEGUNAAN STUDI AMDAL
Tujuan AMDAL adalah menduga kemungkinan terjadinya dampak dari suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Untuk mencapai tujuan ini penyusunan AMDAL harus didasarkan atau sesuai dengan pedoman penyusunan studi AMDAL.
D. RONA LINGKUNAGN HIDUP
Sasaran utama dari AMDAL adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Untuk menjaga lingkungan hidup dari segala bentuk perusakan, pencemaran, atau kegiatan yang merugikan kelestarian lingkungan hidup yang pada akhirnya akan merugikan manusia itu sendiri.
Contoh komponen lingkungan hidup yang bisa dipilih untuk di telaah sesuai hasil pelingkupan dalam KA-AMDAL.
Fisik Kimia
1. Iklim, kualitas udara, dan kebisingan
2. Fisiografi
3. Hidrologi
4. Hidrooseanografi
5. Ruang, lahan, dan tanah
Biologi
1. Flora
2. Fauna
Sosial
1. Demografi
2. Ekonomi
3. Budaya
4. Kesehatan masyarakat
E. PRAKIRAAN DAMPAK BESAR DAN PENTING
Dampak besar dan terpenting dalam studi AMDAL, menurut pedoman penyusunan AMDAL hendaknya dimuat hal-hal sebagai berikut :
1. Prakiraan secara dampak usaha dan/atau kegiatan pada saat prakonstruksi, konstruksi
operasi, dan pascaoperasi terhadap lingkungan.
2. Penentuaan arti penting perubahan lingkungan hidup yang diprakirakan bagi masyara-
kat di wilayah studi rencana usaha dan/atau kegiatan dan pemerintahan.
3. Dalam melakukan telaah butir 1 dan 2 tersebut diperhatikan yang bersifat langsung atau tidak langsung.
4. Mengingat usaha dan/atau kegiatan masih berada pada tahap pemilihan alternatif.
5. Dalam melakukan analisis prakiraan dampak penting agar digunakan metode formal secara matematis.
F. EVALUASI DAMPAK BESAR DAN PENTING
Masukan bagi instansi yang bertanggung jawab untuk memutuskan kelayakan lingkugan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan sebagaimana dimaksud dalam PP No. 27 Tahun 1999.
1. Telaah terhadap dampak besar dan penting
- Dampak-dampak besar dan penting yang dihasilkan dari evaluasi disajikan sebagai
dampak-dampak besar dan penting yang harus dikelola.
2. Telaah sebagai dasar pengelolaan
- Analisis bencana alam dan analisis risiko bila rencana usaha dan/atau kegiatan
berada dalam daerah bencana alam atau di dekat sumber bencana alam.
G. RUANG LINGKUP STUDI DAN METODE ANALISIS DATA
Ruang lingkup studi meliputi dampak besar penting yang ditelaah, yakni :
1. Rencana usaha dan/atau kegiatan penyebab dampak,terutama komponen langsung yang berkaitan dengan dampak yang ditimbulkannya.
2. Kondisi rona lingkungan hidup yang terkena dampak yang ditimbulkannya.
3. Jenis-jenis kegiatan yang ada disekitar rencana lokasi.
4. Aspek yang diteliti sebagaimana yang dimaksud pada butir-butir 1,2,3,4 dimaksud mengacu pada hasil pelingkupan yang tertuang dalam dokumen kerangka acuan AMDAL.
Pelingkupan Wilayah Studi
Lingkup wilayah studi AMDAL ditetapkan berdasarkan pertimbangan batas-batas ruang,sebagai berikut :
1. Batas proyek
Adalah ruang dimana suatu rencana usaha dan/atau kegiatan prakonstruksi, konstruksi, dan operasi.
2. Batas ekologis
Adalah ruang persebaran dampak dari suatu rencana usaha dan/atau kegiatan menurut media transportasi limbah.
3. Batas sosial
Adalah ruang di sekitar rencana dan/atau kegiatan yang merupakan tempat berlangsungnya berbagai interaksi sosial yang mengandung nilai dan norma tertentu yang sudah mapan.
4. Batas administratif
Adalah ruang dimana masyarakat secara leluasa melakukan kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam ruang tersebut.
5. Batas ruang lingkup studi AMDAL
Adalah ruang yang merupakan kesatuan dari keempat wilayah di atas, namun penentuannya disesuaikan dengan kemampuan pelaksana yang biasanya memiliki keterbatasan sumber data seperti waktu, dana, tenaga, teknik, dan metode telaahan.
Metode Pengumpulan dan Analisis Data
Studi AMDAL dalam analisisnya juga perlu melakukan metode pengumpulan dan analisis data yang ilmiah pula. Tanpa memerhatikan metode yang ilmiah ini hasil studi menjadi tidak dapat dipercaya atau dipertanggungjawabkan.
H. SISTEMATIKA PENYUSUNAN DOKUMEN AMDAL
AMDAL perlu disusun secara sistematis, sehingga dapat :
1. Langsung mengemukakan masukan penting yang bermanfaat bagi pengambilan kepu-
tusan, perencanaan, dan pengelolaan rencana usaha dan/atau kegiatan.
2. Mudah dipahami isinya oleh semua pihak termasuk masyarakat.
3. Memuat uraian-uraian singkat.
I. KEGUNAAN DAN KEPERLUAN RENCANA USAHA DAN/ATAU KEGIATAN
1. Hubungan antara lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan dengan jarak dan tersedianya
sumber daya air dan energi, sumber daya alam hayati, dan non hayati.
2. Alternatif usaha dan/atau kegiatan berdasarkan hasil studi kelayakan.
3. Tata letak usaha dan/atau kegiatan dilengkapi dengan peta, yang memuat informasi tentang letak bangunan dan struktur lainnya.
4. Tahap pelaksanaan usaha dan/atau kegiatan tahap prakonstruksi, konstruksi, jangka
waktu masa operasi, hingga rencana waktu pasca operasi.
a. Tahap prakonstruksi/persiapan
b. Tahap konstruksi
c. Tahap operasi
d. Tahap pasca operasi
TUGAS 2
MENJADI MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI
Sukses adalah semua harapan yang bisa terwujud,mampu menyimak hikmah dari setiap kegagalan atau peristiwa hidup yang berada di luar harapan. Sukses buat saya adalah menjadi diri sendiri dan mampu mengendalikan monster dalam diri yang menyimpan segudang misteri dan energy yang bisa meledak suatu waktu. Namun dapat pula menjadi penjara berlapis.
Seiring dengan perkembangan hidup kita dan lingkungan yang kita masuki, biasanya kita mendefinisikan sukses berdasarkan definisi orang lain,mungkin berasal dari orangtua kita, atasan kita, atau dari lingkungan sosial kita tentang bagaimana hidup yang sukses itu seharusnya. Tidak ada yang benar atau salah dalam hal ini
Setiap orang pasti mempunyai cita-cita yang berbeda. Setelah lulus dari SMA (Sekolah Menengah Atas), banyak yang melanjutkan ke perguruan tinggi untuk menerusakan cita-cita yang diinginkannya. Setiap orang berhak memilih cita-citanya masing-masing. Dan setiap orang juga sudah diberikan jalan yang terbaik oleh Allah S.W.T. Termasuk pekerjaan, cita-cita, dan masa depan.
Contohnya saya yang melanjutkan ke perguruan tinggi yang saya inginkan. Saya juga mengambil jurusan sesuai keinginan saya dan kemampuan yang ada di diri saya. Saya memilih jurusan Akuntansi karena saya mempunyai alas an-alasan sebagai berikut :
- Saya suka angka dan berhitung
- Dari awal SMA saya sudah memperdalami ilmu Akuntansi
- Saya ingin bekerja sesuai dengan kemampuan di bidang saya
Setiap orang mempunyai kemampuan di bidang masing-masing. Ketika jurusan dijalankan secara terpaksa maka cita-cita tersebut tidak akan tercapai dengan baik. Semua yang dikerjakan akan terbuang percuma. Karena semua dijalankan secara keterpaksaan. Dari awal kita harus mempunyai cita-cita untuk menjadikan motivasi keberhasilan kita di masa yang akan datang. Sehingga kita mempunyai alasan atau pegangan untuk mencapai kesuksesan tersebut. Jangan mudah menyerah dan putus asa ketika kegagalan menghampiri di diri kita. Karena kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Dan semoga pepatah itu benar!
Di kampus tidak hanya belajar saja, tetapi di kampus kita bisa bergaul dan berteman dengan siapa saja. Menghilangkan rasa bosan di dalam tugas kuliah, bisa bermain dan bercanda dengan mengobrol bersama teman-teman. Jika kita terlalu serius dengan kuliah, kita bisa strees lalu kuliah tidak berjalan dengan lancar. Asal jangan bergaul yang berlebihan, karena juga bisa mengganggu kuliah. Bergaul juga harus memilih, karena sekarang tidak banyak teman yang baik. Kita harus bisa memilih teman yang baik dan teman yang harus dijauhkan. Sudah banyak teman yang menjerumuskan ke dalam hal yang buruk. Hati-hati dalam berteman!
Kesulitan yang dihadapi dengan dunia perkuliahan pasti banyak dan di alami oleh setiap mahasiswa. Contohnya ketidakpahaman yang dijelaskan dosen sehingga tidak bisa mengerjakan tugas yang diberi oleh dosen,tidak konsentrasi terhadap dalam mata kuliah sehingga pikiran kemana-mana, kurang jelasnya dosen menjelaskan materi, tidak bisa mengikuti kemampuan mata kuliah, dan masih banyak lagi. Semua kesulitan yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluar. Selalu berusaha untuk menghadapi semua kesulitan. Karena keberhasilan selalu ada di orang yang bersabar dan terus berusaha. Jadikan semua kegagalan menjadi picuan dan kesemangatan kita untuk menjadi orang yang berhasil. Sesungguhnya semua keberhasilan ada di tangan kita masing-masing. Semua tergantung diri kita sendiri bagaimana kita menyikapi akan keberhasilan tersebut. Bagaimana kita menyikapi masalah kita sehingga kesuksesan dan keberhasilan berada di dalam hidup kita kelak.
Tentu setiap manusia sudah mempunyai dan memikirkan cita-cita kita masing-masing. Setiap orang pasti meginginkan cita-cita tersebut tercapai. Pikir dari awal bagaimana caranya cita-cita tersebut tercapai sesuai keinginan kita. Cara membahagiakan orangtua pasti adalah obsesi setiap anak. Cara membahagiakan orangtua kita dengan cara kesuksesan kita. Obsesi setelah lulus kuliah adalah kerja di tempat yang enak, mendapatkan gaji yang sesuai kebutuhan,lalu membahagiakan kedua orangtua, dan bisa menikah dengan seseorang yang baik, dan tentu bisa membahagiakan diri kita sendiri.
TUGAS 1
BAB 8
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP
(AMDAL)
A. PENGERTIAN AMDAL
Lingkungan hidup merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk ditelaah sebelum suati investasi atau usaha dijalankan. Dampak yang timbul ada yang langsung mempengaruhi pada saat kegiatan usaha/proyek dilakukan sekarang atau baru terlihat beberapa waktu kemudian di masa yang akan dating. Dampak lingkungan hidup yang terjadi adalah berubahnya suatu lingkungan dari bentuk aslinya seperti perubahan fisik kimia, biologi, atau sosial. Sebelum suatu usaha/proyek dijalankan maka sebaiknya dilakukan terlebih dahulu studi tentang dampak lingkungan yang bakal timbul, baik dampak sekarang maupun mendatang.
Pengutamaan telaah AMDAL adalah meliputi dampak lingkungan di sekitarnya, baik di dalam usaha/proyek maupun di luar suatu proyek yang akan dijalankan. Pengertian AMDAL menurut PP No. 27 Tahun 1999 pasal 1 adalah telaah secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha dan kegiatan. Arti lain AMDAL adalah teknik untuk menganalisis apakah proyek yang akan dijalankan akan mencemarkan lingkungan atau tidak. Jika iya,maka diberikan jalan alternative pencegahannya.
B. DAMPAK YANG DITIMBULKAN
AMDAL merupakan salah satu bagian dari aspek studi kelayakan bisnis. Artinya, untuk melakukan suatu kegiatan usaha/proyek, studi mengenai AMDAL merupakan salah satu syarat kelayakan usaha tersebut. Komponen lingkungan hidup yang harus dipertahankan dan dijaga serta dilestarikan fungsinya,antara lain :
1. Hutan lindung, hutan konservasi, dan cagar biosfer.
2. Sumber daya manusia
3. Keanekaragaman hayati
4. Kualitas udara
5. Warisan alam dan warisan budaya
6. Kenyamanan lingkungan hidup
7. Nilai-nilai budaya yang berorientasi selaras dengan lingkungan hidup
Komponen lingkungan hidup yang akan berubah secara mendasar dan penting bagi masyarakat di sekitar suatu rencana usaha dan/atau kegiatan,seperti antara lain :
1. Kepemilikan dan penguasaan lahan
2. Kesempatan kerja dan usaha
3. Taraf hidup masyarakat
4. Kesehatan masyarakat
Dampak negative yang mungkin akan timbul, jika tidak dilakukan AMDAL secara baik dan benar adalah sebagai berikut :
1. Terhadap tanah dan kehutanan
a. Menjadi tidak subur dan gersang, sehingga sangat merugikan sektor pertanian
b. Terjadi erosi atau banjir
c. Tailing
d. Punahnya keanekaragaman hayati,baik flora maupun fauna
2. Terhadap air
a. Mengubah warna dari yang jernih menjadi kuning atau hitam
b. Berubah rasa sehingga berbahaya untuk diminum,karna mengandung zat berbahaya
c. Berbau busuk atau menyengat
d. Matinya binatang air dan tanaman akibat air berubah warna dan rasa
3. Terhadap udara
a. Udara di sekitar lokasi menjadi berdebu
b. Dapat menimbulkan radiasi yang tidak dapat terlihat dari mata
c. Dapat menimbulkan suhu udara menjadi panas
4. Terhadap manusia
a. Akan menimbulkan penyakit terhadap karyawan dan masyarakat di lokasi proyek
b. Berubahnya perilaku masyarakat karena berubahnya struktur penduduk
c. Rusaknya adat istiadat masyarakat setempat
Adapun alternatif penyelesaiannya yang dapat dilakukan sebagai berikut :
1. Terhadap tanah
a. Melakukan rehabilitasi melalui penghijauan(reboisasi)
b. Melakukan penggalian yang menyebabkan tanah menjadi berlubang-lubang
2. Terhadap air
a. Memasang saringan sehingga air keluar dari pembuangan sudah bersih dan sehat
b. Membuat saluran pembuangan yang teratur ke daerah tertentu
3. Terhadap udara
a. Memasang saringan udara untuk menghindari asap dan debu
b. Memasang alat kedap suara untuk mencegah suara yang bising
4. Terhadap manusia
a. Menyediakan tempat kesehatan secara gratis kepada masyarakat
b. Memindahkan masyarakat ke lokasi yang lebih aman
C. TUJUAN DAN KEGUNAAN STUDI AMDAL
Tujuan AMDAL adalah menduga kemungkinan terjadinya dampak dari suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Untuk mencapai tujuan ini penyusunan AMDAL harus didasarkan atau sesuai dengan pedoman penyusunan studi AMDAL.
D. RONA LINGKUNAGN HIDUP
Sasaran utama dari AMDAL adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Untuk menjaga lingkungan hidup dari segala bentuk perusakan, pencemaran, atau kegiatan yang merugikan kelestarian lingkungan hidup yang pada akhirnya akan merugikan manusia itu sendiri.
Contoh komponen lingkungan hidup yang bisa dipilih untuk di telaah sesuai hasil pelingkupan dalam KA-AMDAL.
Fisik Kimia
1. Iklim, kualitas udara, dan kebisingan
2. Fisiografi
3. Hidrologi
4. Hidrooseanografi
5. Ruang, lahan, dan tanah
Biologi
1. Flora
2. Fauna
Sosial
1. Demografi
2. Ekonomi
3. Budaya
4. Kesehatan masyarakat
E. PRAKIRAAN DAMPAK BESAR DAN PENTING
Dampak besar dan terpenting dalam studi AMDAL, menurut pedoman penyusunan AMDAL hendaknya dimuat hal-hal sebagai berikut :
1. Prakiraan secara dampak usaha dan/atau kegiatan pada saat prakonstruksi, konstruksi
operasi, dan pascaoperasi terhadap lingkungan.
2. Penentuaan arti penting perubahan lingkungan hidup yang diprakirakan bagi masyara-
kat di wilayah studi rencana usaha dan/atau kegiatan dan pemerintahan.
3. Dalam melakukan telaah butir 1 dan 2 tersebut diperhatikan yang bersifat langsung atau tidak langsung.
4. Mengingat usaha dan/atau kegiatan masih berada pada tahap pemilihan alternatif.
5. Dalam melakukan analisis prakiraan dampak penting agar digunakan metode formal secara matematis.
F. EVALUASI DAMPAK BESAR DAN PENTING
Masukan bagi instansi yang bertanggung jawab untuk memutuskan kelayakan lingkugan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan sebagaimana dimaksud dalam PP No. 27 Tahun 1999.
1. Telaah terhadap dampak besar dan penting
- Dampak-dampak besar dan penting yang dihasilkan dari evaluasi disajikan sebagai
dampak-dampak besar dan penting yang harus dikelola.
2. Telaah sebagai dasar pengelolaan
- Analisis bencana alam dan analisis risiko bila rencana usaha dan/atau kegiatan
berada dalam daerah bencana alam atau di dekat sumber bencana alam.
G. RUANG LINGKUP STUDI DAN METODE ANALISIS DATA
Ruang lingkup studi meliputi dampak besar penting yang ditelaah, yakni :
1. Rencana usaha dan/atau kegiatan penyebab dampak,terutama komponen langsung yang berkaitan dengan dampak yang ditimbulkannya.
2. Kondisi rona lingkungan hidup yang terkena dampak yang ditimbulkannya.
3. Jenis-jenis kegiatan yang ada disekitar rencana lokasi.
4. Aspek yang diteliti sebagaimana yang dimaksud pada butir-butir 1,2,3,4 dimaksud mengacu pada hasil pelingkupan yang tertuang dalam dokumen kerangka acuan AMDAL.
Pelingkupan Wilayah Studi
Lingkup wilayah studi AMDAL ditetapkan berdasarkan pertimbangan batas-batas ruang,sebagai berikut :
1. Batas proyek
Adalah ruang dimana suatu rencana usaha dan/atau kegiatan prakonstruksi, konstruksi, dan operasi.
2. Batas ekologis
Adalah ruang persebaran dampak dari suatu rencana usaha dan/atau kegiatan menurut media transportasi limbah.
3. Batas sosial
Adalah ruang di sekitar rencana dan/atau kegiatan yang merupakan tempat berlangsungnya berbagai interaksi sosial yang mengandung nilai dan norma tertentu yang sudah mapan.
4. Batas administratif
Adalah ruang dimana masyarakat secara leluasa melakukan kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam ruang tersebut.
5. Batas ruang lingkup studi AMDAL
Adalah ruang yang merupakan kesatuan dari keempat wilayah di atas, namun penentuannya disesuaikan dengan kemampuan pelaksana yang biasanya memiliki keterbatasan sumber data seperti waktu, dana, tenaga, teknik, dan metode telaahan.
Metode Pengumpulan dan Analisis Data
Studi AMDAL dalam analisisnya juga perlu melakukan metode pengumpulan dan analisis data yang ilmiah pula. Tanpa memerhatikan metode yang ilmiah ini hasil studi menjadi tidak dapat dipercaya atau dipertanggungjawabkan.
H. SISTEMATIKA PENYUSUNAN DOKUMEN AMDAL
AMDAL perlu disusun secara sistematis, sehingga dapat :
1. Langsung mengemukakan masukan penting yang bermanfaat bagi pengambilan kepu-
tusan, perencanaan, dan pengelolaan rencana usaha dan/atau kegiatan.
2. Mudah dipahami isinya oleh semua pihak termasuk masyarakat.
3. Memuat uraian-uraian singkat.
I. KEGUNAAN DAN KEPERLUAN RENCANA USAHA DAN/ATAU KEGIATAN
1. Hubungan antara lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan dengan jarak dan tersedianya
sumber daya air dan energi, sumber daya alam hayati, dan non hayati.
2. Alternatif usaha dan/atau kegiatan berdasarkan hasil studi kelayakan.
3. Tata letak usaha dan/atau kegiatan dilengkapi dengan peta, yang memuat informasi tentang letak bangunan dan struktur lainnya.
4. Tahap pelaksanaan usaha dan/atau kegiatan tahap prakonstruksi, konstruksi, jangka
waktu masa operasi, hingga rencana waktu pasca operasi.
a. Tahap prakonstruksi/persiapan
b. Tahap konstruksi
c. Tahap operasi
d. Tahap pasca operasi
TUGAS 2
MENJADI MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI
Sukses adalah semua harapan yang bisa terwujud,mampu menyimak hikmah dari setiap kegagalan atau peristiwa hidup yang berada di luar harapan. Sukses buat saya adalah menjadi diri sendiri dan mampu mengendalikan monster dalam diri yang menyimpan segudang misteri dan energy yang bisa meledak suatu waktu. Namun dapat pula menjadi penjara berlapis.
Seiring dengan perkembangan hidup kita dan lingkungan yang kita masuki, biasanya kita mendefinisikan sukses berdasarkan definisi orang lain,mungkin berasal dari orangtua kita, atasan kita, atau dari lingkungan sosial kita tentang bagaimana hidup yang sukses itu seharusnya. Tidak ada yang benar atau salah dalam hal ini
Setiap orang pasti mempunyai cita-cita yang berbeda. Setelah lulus dari SMA (Sekolah Menengah Atas), banyak yang melanjutkan ke perguruan tinggi untuk menerusakan cita-cita yang diinginkannya. Setiap orang berhak memilih cita-citanya masing-masing. Dan setiap orang juga sudah diberikan jalan yang terbaik oleh Allah S.W.T. Termasuk pekerjaan, cita-cita, dan masa depan.
Contohnya saya yang melanjutkan ke perguruan tinggi yang saya inginkan. Saya juga mengambil jurusan sesuai keinginan saya dan kemampuan yang ada di diri saya. Saya memilih jurusan Akuntansi karena saya mempunyai alas an-alasan sebagai berikut :
- Saya suka angka dan berhitung
- Dari awal SMA saya sudah memperdalami ilmu Akuntansi
- Saya ingin bekerja sesuai dengan kemampuan di bidang saya
Setiap orang mempunyai kemampuan di bidang masing-masing. Ketika jurusan dijalankan secara terpaksa maka cita-cita tersebut tidak akan tercapai dengan baik. Semua yang dikerjakan akan terbuang percuma. Karena semua dijalankan secara keterpaksaan. Dari awal kita harus mempunyai cita-cita untuk menjadikan motivasi keberhasilan kita di masa yang akan datang. Sehingga kita mempunyai alasan atau pegangan untuk mencapai kesuksesan tersebut. Jangan mudah menyerah dan putus asa ketika kegagalan menghampiri di diri kita. Karena kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Dan semoga pepatah itu benar!
Di kampus tidak hanya belajar saja, tetapi di kampus kita bisa bergaul dan berteman dengan siapa saja. Menghilangkan rasa bosan di dalam tugas kuliah, bisa bermain dan bercanda dengan mengobrol bersama teman-teman. Jika kita terlalu serius dengan kuliah, kita bisa strees lalu kuliah tidak berjalan dengan lancar. Asal jangan bergaul yang berlebihan, karena juga bisa mengganggu kuliah. Bergaul juga harus memilih, karena sekarang tidak banyak teman yang baik. Kita harus bisa memilih teman yang baik dan teman yang harus dijauhkan. Sudah banyak teman yang menjerumuskan ke dalam hal yang buruk. Hati-hati dalam berteman!
Kesulitan yang dihadapi dengan dunia perkuliahan pasti banyak dan di alami oleh setiap mahasiswa. Contohnya ketidakpahaman yang dijelaskan dosen sehingga tidak bisa mengerjakan tugas yang diberi oleh dosen,tidak konsentrasi terhadap dalam mata kuliah sehingga pikiran kemana-mana, kurang jelasnya dosen menjelaskan materi, tidak bisa mengikuti kemampuan mata kuliah, dan masih banyak lagi. Semua kesulitan yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluar. Selalu berusaha untuk menghadapi semua kesulitan. Karena keberhasilan selalu ada di orang yang bersabar dan terus berusaha. Jadikan semua kegagalan menjadi picuan dan kesemangatan kita untuk menjadi orang yang berhasil. Sesungguhnya semua keberhasilan ada di tangan kita masing-masing. Semua tergantung diri kita sendiri bagaimana kita menyikapi akan keberhasilan tersebut. Bagaimana kita menyikapi masalah kita sehingga kesuksesan dan keberhasilan berada di dalam hidup kita kelak.
Tentu setiap manusia sudah mempunyai dan memikirkan cita-cita kita masing-masing. Setiap orang pasti meginginkan cita-cita tersebut tercapai. Pikir dari awal bagaimana caranya cita-cita tersebut tercapai sesuai keinginan kita. Cara membahagiakan orangtua pasti adalah obsesi setiap anak. Cara membahagiakan orangtua kita dengan cara kesuksesan kita. Obsesi setelah lulus kuliah adalah kerja di tempat yang enak, mendapatkan gaji yang sesuai kebutuhan,lalu membahagiakan kedua orangtua, dan bisa menikah dengan seseorang yang baik, dan tentu bisa membahagiakan diri kita sendiri.
Jumat, 23 Desember 2011
PENGANTAR BISNIS 3
TUGAS SOFTSKILL 3
TUGAS 1
1. a. Jelaskan Pengertian Manajemen Produksi
Manajemen Produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinir penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan barang produksi.
Dalam peningkatan produktivitas dijumpai2 permasalahan penting, yaitu:
1. Produktifitas akan meningkat apabila terdapat perbaikan kondisi kerja
2. Beberapa peningkatan produktivits tidak dapat membantu organisasi
3. Pengertian produksi
4. Proses Produksi
b. Jelaskan Ruang Lingkup Manajemen Produksi
Ruang Lingkup Manajemen Produksi
Perencanaan sistem produksi Sistem pengendalian produksi Sistem informasi produksi
● Perencanaan produksi ● Pengendalian proses produksi ● Struktur organisasi
● Perencanaan lokasi produksi ● Pengendalian bahan baku ● Produksi atas dasar pesanan
● Perencanaan letak fasilitas produksi ● Pengendalian tenaga kerja ● Produksi untuk persediaan
● Perencanaan lingkungan kerja ● Pengendalian biaya produksi
● Perencanaan standar produksi ● Pengendalian kualitas pemeliharaan
c. Faktor Apa Yang Menunjang Manajemen Produksi
Manajemen produksi berkembang pesat karena adanya faktor :
• Adanya pembagian kerja (division of labour) dan spesialisasi
Agar produksi efektif dan efisien, produsen hendaknya menggunakan metode ilmiah dan azas-azas manajemen. Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik.dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi.
• Revolusi Industri
Revolusi Industri merupakan suatu peristiwa penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Revolusi itu merupakan perubahan dan pembaharuan radikal dan cepat di bidang perdagangan, industri, dan tekhnik di Eropa.
Perkembangan revolusi industri terlihat pada :
1. Bertambahnya penggunaan mesin
2. efisiensi produksi batu bara, besi, dan baja,
3. Pembangunan jalan kereta api,alat transportasi, dan komunikasi.
4. meluasnya system perbankan dan perkreditan.
• Perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencakup metode ilmiah, hubungan antar manusia, dan model keputusan.
Penggunaan metode ilmiah dalam mengkaji pekerjaan memungkinkan ditemukannya metode kerja terbaik dengan pendekatan sebagai berikut :
1. Pengamatan (observasi) atas metode kerja yang berlaku
2. Pengamatan terhadap metode kerja melalui pengukuran dan analisis ilmiah
3. pelatihan pekerja dengan metode baru
4. pemanfaatan umpan balik dalam pengelolaa atas proses kerja.
2. a. Jelaskan Pengertian Manajemen SDM
Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia,bukan mesin, dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis. Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll.
Unsur MSDM adalah manusia.
Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.
b. Sebutkan Fungsi-Fungsi Operasional Manajemen SDM
Fungsi operasional dalam Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan basic (dasar) pelaksanaan proses MSDM yang efisien dan efektif dalam pencapaian tujuan organisasi/perusahaan. Fungsi operasional tersebut terbagi 5 ( lima ), secara singkat sebagai berikut:
• Fungsi Pengadaan
adalah proses penarikan ,seleksi,penempatan,orientasi,dan induksi untuk mendapatkan karyawan yang sesuai kebutuhan perusahaan.
• Fungsi Pengembangan
adalah proses peningkatan ketrampilan teknis,teoritis,konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan latihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini maupun masa depan.
• Fungsi Kompensasi
adalah pemberian balas jasa langsung dan tidak lansung berbentuk uang atau barang kepada karyawan sebagai imbal jasa (output) yang diberikannya kepada perusahaan. Prinsip kompensasi adalah adil dan layak sesuai prestasi dan tanggung jawab karyawan tersebut.
• Fungsi Pengintegrasian
adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan, sehingga tercipta kerjasama yang serasi dan saling menguntungkan. Dimana Pengintegrasian adalah hal yang penting dan sulit dalam MSDM, karena 2 mempersatukan dua aspirasi/kepentingan yang bertolak belakang antara karyawan dan perusahaan.
• Fungsi Pemeliharaan
adalah kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental dan loyalitas karyawan agar tercipta hubungan jangka panjang. Pemeliharaan yang baik dilakukan dengan program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
c. Sebutkan Kegiatan-Kegiatan Manajemen SDM
MSDM terdiri dari beberapa kegiatan,yaitu sebagai berikut:
1. Memberikan kesempatan yang sama untuk berkembang kepada seluruh karyawan
2. Analisa jabatan
3. Perencanaan SDM
4. Pengadaan, seleksi, dan organisasi karyawan
5. Pengembangan karir dan konseling, evaluasi performansi
6. Keselamatan kerja
7. Hubungan industri
8. Disiplin industri
9. Disiplin control, evaluasi, dan karyawan
10. Penjadwalan kerja
3. a. Jelaskan Pengertian Capital Budgeting
• Modal (Capital) menunjukan aktiva tetap yang digunakan untuk produksi.
• Anggaran (budget) adalah sebuah rencana rinci yang memproyeksikan aliran kas masuk dan aliran kas keluar selama beberapa periode pada saat yang akan datang.
• Capital Budget adalah garis besar rencana pengeluaran aktiva tetap
• Penganggaran Modal (Capital Budgeting) adalah proses menyeluruh menganalisa proyek-proyek dan menentukan mana saja yang dimasukkan ke dalam anggaran modal.
b. Jelaskan Metode-Metode Pemilihan Investasi
Dalam bisnis kategori pemilihan investasi didasarkan pada yakni
Replacement ( mengganti peralatan yang telah rusak/boros), Expansion
(ekspansi untuk produk yang sudah ada atau produk yang berbeda)
Beberapa metode yang dapat dilakukan di dalam penilaian
investasi akan dipaparkan dalam bagian ini. Metode-metode yang akan
dikemukakan ini adalah metode-metode yang secara umum digunakan di
dalam laporan studi kelayakan bisnis.
Metode-Metode Evaluasi Project:
1. Metode Payback Period (PP)
Payback period adalah suatu metode berapa lama investasi akan
kembali atau periode yang diperlukan untuk menutup kembali
pengeluaran investasi (initial cash investment) dengan menggunakan
aliran kas, dengan kata lain payback period merupakan rasio antara
initial cash investment dengan cash flow-nya yang hasilnya merupakan
satuan waktu.
2. Metode Net Present Value (NPV)
Metode ini adalah metode yang mengurangkan nilai sekarang
dari uang dengan aliran kas bersih operasional atas investasi selama
umur ekonomis termasuk terminal cash flow dengan initial cash flow (initial investment)
3. Metode Discount Payback Period
suatu metode untuk menentukan berapa lama suatu investasi akan
kembali dengan mendisontokan cash inflow sebesar cash out capital
4. Metode Internal Rate of Return
IRR adalah nilai discount rate i yang membuat NPV dari proyek
sama dengan nol. discount rate yang dipakai untuk mencari present
value dari suatu benefit/biaya harus senilai dengan opportunity cost of
capital seperti terlihat dari sudut pandangan si penilai proyek. konsep
dasar opportunity cost pada hakikatnya merupakan pengorbanan yang
diberikan sebagai alternative terbaik untuk dapat memperoleh sesuatu
hasil dan manfaat atau dapat pula menyatakan harga yang harus dibayar
untuk mendapatkannya.
Kriteria penilaian yang dilakukan adalah: jika IRR yang diperolejh
ternyata memiliki nilai lebih besar dari rate of return yang ditentukan,
maka investasi dapat diterima.
5. Metode Profitability Index (PI)
profitability index dapat dihitung dengan membandingkan antara
PV kas masuk dengan PV kas keluar.
TUGAS 2
Tulisan Bebas dengan Tema :
1. Peran Mahasiswa Terhadap Kemajuan Bangsa Kondisi Saat Ini.
Dalam Kemajuan Bangsa kondisi saat ini,generasi muda atau mahasiswa tidak pernah luput atau tidak dapat dipisahkan karena mereka saling bersinerji atau berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Dimana mahasiswa harus berperan aktif dalam kemajuan bangsa tersebut.
Adapun keterlibatan mahasiswa sebagai berikut:
1. Mahasiswa dapat berperan dengan cara belajar keras dalam menuntut ilmu untuk diterapkan dalam masyarakat nantinya
2. Berperan sebagai sumber inspirasi baik dalam lingkungan masyarakat maupun dalam lingkungan kampus
3. Mahasiswa sebagai pengontrol dalam kemajuan bangsa tersebut
Kemajuan bangsa Indonesia adalah tanggung jawab mahasiswa dan harus berperan aktif dalam kemajuan tersebut dengan tidak menyia-nyiakan kesempatan dalam menuntut ilmu sehingga bangsa Indonesia dapat lebih maju.
2. Sarjana Yang Berguna Bagi Masyarakat
Gelar sarjana didapatkan jika mampu menempuh dan menyelesaikan studi jenjang Strata 1.
Di era jaman seperti ini yang memasuki era globalisasi banyak sekali bermunculan sarjana-sarjana yang lulus dengan predikat yang sangat memuaskan,baik di universitas negeri maupun universitas swasta. Gelar sarjana yang demikian memang terlihat mentereng.
Tetapi dengan predikat mentereng cumlaude patut juga dipertanyakan kejelasan setelah dia lulus dan memperoleh gelar sarjana tersebut. Ini yang menjadi masalah dewasa, akan kemampuan seorang sarjana yang ilmunya dapat berguna bagi masyarakat. Bukan justru malah setelah lulus dan mendapatkan sarjana merepotkan dan menyusahkan maupun tidak berguna sama sekali bagi masyarakat. Minimal berguna buat daerah asalnya lah, untung-untung secara lebih luas lagi seperti negara kita tercinta ini.
Kita ketahui bahwa mahasiswa merupakan pencetak para pemimpin-pemimpin yang akan mempengaruhi negeri kita tercinta ini. Apakah negara akan dibawa dalam taraf kemajuan dalam segala bidang atau justru dalam taraf kemunduran karena krisis kemampuan seorang “sarjana”
Jadi untuk mahasiswa sebaiknya tidak teori saja yang diutamakan melainkan perlu belajar lapangan supaya setelah lulus studi tidak menjadi beban bagi masyarakat, tetapi berguna bagi masyarakat.
3. Menumbuhkan Semangat Belajar
Belajar adalah suatu proses yang dilakukan oleh manusia secara berkesinambungan untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Akan tetapi, suatu proses belajar yang tidak benar justru akan membuat kita merasa malas dan jenuh.
Tips Kreatif Menumbuhkan Semangat Belajar
Untuk mendapatkan ilmu hanya ada satu cara yaitu belajar. Belajar sendiri membutuhkan kreativitas agar kualitas dan semangat belajar semakin meningkat. Beberapa pikiran kreatif dibutuhkan untuk menciptakan suasana belajar bagi kita atau putra-putri kita misalnya :
1. Meja Belajar Lebih Rapi.
2. Jadwal Pelajaran Karya Sendiri.
3. Musik Ringan Pemicu Semangat.
4. Bermain Kartu Matematika.
5. TTS Sejarah.
6. Spidol Warna-Warni.
7. Foto, Motto dan Hiasan di Dinding.
8. Merangkum dengan Mind Mapping.
9. Lagu Khusus Untuk Hafalan Pelajaran.
Bersumber Dari:
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_sumber_daya_manusia
2. http://slurppsss.wordpress.com/2011/03/09/pengertian-dan-fungsi-operasional-dalam-msdm/
3. http://www.google.co.id/#sclient=psy-ab&hl=id&source=hp&q=kegiatan-kegiatan+operasional+manajemen+SDM&pbx=1&oq=kegiatan-kegiatan+operasional+manajemen+SDM&aq=f&aqi=&aql=&gs_sm=e&gs_upl=4450l13039l0l14004l30l22l0l0l0l20l1731l15268l4-4.9.4.3.1l21l0&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.,cf.osb&fp=a5d1fce50eedac3e&biw=1126&bih=457
4. http://www.scribd.com/doc/39657959/Capital-Budgeting
5. http://www.google.co.id/#sclient=psy-ab&hl=id&source=hp&q=metode-metode+pemilihan+investasi&pbx=1&oq=metode-metode
TUGAS 1
1. a. Jelaskan Pengertian Manajemen Produksi
Manajemen Produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinir penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan barang produksi.
Dalam peningkatan produktivitas dijumpai2 permasalahan penting, yaitu:
1. Produktifitas akan meningkat apabila terdapat perbaikan kondisi kerja
2. Beberapa peningkatan produktivits tidak dapat membantu organisasi
3. Pengertian produksi
4. Proses Produksi
b. Jelaskan Ruang Lingkup Manajemen Produksi
Ruang Lingkup Manajemen Produksi
Perencanaan sistem produksi Sistem pengendalian produksi Sistem informasi produksi
● Perencanaan produksi ● Pengendalian proses produksi ● Struktur organisasi
● Perencanaan lokasi produksi ● Pengendalian bahan baku ● Produksi atas dasar pesanan
● Perencanaan letak fasilitas produksi ● Pengendalian tenaga kerja ● Produksi untuk persediaan
● Perencanaan lingkungan kerja ● Pengendalian biaya produksi
● Perencanaan standar produksi ● Pengendalian kualitas pemeliharaan
c. Faktor Apa Yang Menunjang Manajemen Produksi
Manajemen produksi berkembang pesat karena adanya faktor :
• Adanya pembagian kerja (division of labour) dan spesialisasi
Agar produksi efektif dan efisien, produsen hendaknya menggunakan metode ilmiah dan azas-azas manajemen. Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik.dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi.
• Revolusi Industri
Revolusi Industri merupakan suatu peristiwa penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Revolusi itu merupakan perubahan dan pembaharuan radikal dan cepat di bidang perdagangan, industri, dan tekhnik di Eropa.
Perkembangan revolusi industri terlihat pada :
1. Bertambahnya penggunaan mesin
2. efisiensi produksi batu bara, besi, dan baja,
3. Pembangunan jalan kereta api,alat transportasi, dan komunikasi.
4. meluasnya system perbankan dan perkreditan.
• Perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencakup metode ilmiah, hubungan antar manusia, dan model keputusan.
Penggunaan metode ilmiah dalam mengkaji pekerjaan memungkinkan ditemukannya metode kerja terbaik dengan pendekatan sebagai berikut :
1. Pengamatan (observasi) atas metode kerja yang berlaku
2. Pengamatan terhadap metode kerja melalui pengukuran dan analisis ilmiah
3. pelatihan pekerja dengan metode baru
4. pemanfaatan umpan balik dalam pengelolaa atas proses kerja.
2. a. Jelaskan Pengertian Manajemen SDM
Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia,bukan mesin, dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis. Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll.
Unsur MSDM adalah manusia.
Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.
b. Sebutkan Fungsi-Fungsi Operasional Manajemen SDM
Fungsi operasional dalam Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan basic (dasar) pelaksanaan proses MSDM yang efisien dan efektif dalam pencapaian tujuan organisasi/perusahaan. Fungsi operasional tersebut terbagi 5 ( lima ), secara singkat sebagai berikut:
• Fungsi Pengadaan
adalah proses penarikan ,seleksi,penempatan,orientasi,dan induksi untuk mendapatkan karyawan yang sesuai kebutuhan perusahaan.
• Fungsi Pengembangan
adalah proses peningkatan ketrampilan teknis,teoritis,konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan latihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini maupun masa depan.
• Fungsi Kompensasi
adalah pemberian balas jasa langsung dan tidak lansung berbentuk uang atau barang kepada karyawan sebagai imbal jasa (output) yang diberikannya kepada perusahaan. Prinsip kompensasi adalah adil dan layak sesuai prestasi dan tanggung jawab karyawan tersebut.
• Fungsi Pengintegrasian
adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan, sehingga tercipta kerjasama yang serasi dan saling menguntungkan. Dimana Pengintegrasian adalah hal yang penting dan sulit dalam MSDM, karena 2 mempersatukan dua aspirasi/kepentingan yang bertolak belakang antara karyawan dan perusahaan.
• Fungsi Pemeliharaan
adalah kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental dan loyalitas karyawan agar tercipta hubungan jangka panjang. Pemeliharaan yang baik dilakukan dengan program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
c. Sebutkan Kegiatan-Kegiatan Manajemen SDM
MSDM terdiri dari beberapa kegiatan,yaitu sebagai berikut:
1. Memberikan kesempatan yang sama untuk berkembang kepada seluruh karyawan
2. Analisa jabatan
3. Perencanaan SDM
4. Pengadaan, seleksi, dan organisasi karyawan
5. Pengembangan karir dan konseling, evaluasi performansi
6. Keselamatan kerja
7. Hubungan industri
8. Disiplin industri
9. Disiplin control, evaluasi, dan karyawan
10. Penjadwalan kerja
3. a. Jelaskan Pengertian Capital Budgeting
• Modal (Capital) menunjukan aktiva tetap yang digunakan untuk produksi.
• Anggaran (budget) adalah sebuah rencana rinci yang memproyeksikan aliran kas masuk dan aliran kas keluar selama beberapa periode pada saat yang akan datang.
• Capital Budget adalah garis besar rencana pengeluaran aktiva tetap
• Penganggaran Modal (Capital Budgeting) adalah proses menyeluruh menganalisa proyek-proyek dan menentukan mana saja yang dimasukkan ke dalam anggaran modal.
b. Jelaskan Metode-Metode Pemilihan Investasi
Dalam bisnis kategori pemilihan investasi didasarkan pada yakni
Replacement ( mengganti peralatan yang telah rusak/boros), Expansion
(ekspansi untuk produk yang sudah ada atau produk yang berbeda)
Beberapa metode yang dapat dilakukan di dalam penilaian
investasi akan dipaparkan dalam bagian ini. Metode-metode yang akan
dikemukakan ini adalah metode-metode yang secara umum digunakan di
dalam laporan studi kelayakan bisnis.
Metode-Metode Evaluasi Project:
1. Metode Payback Period (PP)
Payback period adalah suatu metode berapa lama investasi akan
kembali atau periode yang diperlukan untuk menutup kembali
pengeluaran investasi (initial cash investment) dengan menggunakan
aliran kas, dengan kata lain payback period merupakan rasio antara
initial cash investment dengan cash flow-nya yang hasilnya merupakan
satuan waktu.
2. Metode Net Present Value (NPV)
Metode ini adalah metode yang mengurangkan nilai sekarang
dari uang dengan aliran kas bersih operasional atas investasi selama
umur ekonomis termasuk terminal cash flow dengan initial cash flow (initial investment)
3. Metode Discount Payback Period
suatu metode untuk menentukan berapa lama suatu investasi akan
kembali dengan mendisontokan cash inflow sebesar cash out capital
4. Metode Internal Rate of Return
IRR adalah nilai discount rate i yang membuat NPV dari proyek
sama dengan nol. discount rate yang dipakai untuk mencari present
value dari suatu benefit/biaya harus senilai dengan opportunity cost of
capital seperti terlihat dari sudut pandangan si penilai proyek. konsep
dasar opportunity cost pada hakikatnya merupakan pengorbanan yang
diberikan sebagai alternative terbaik untuk dapat memperoleh sesuatu
hasil dan manfaat atau dapat pula menyatakan harga yang harus dibayar
untuk mendapatkannya.
Kriteria penilaian yang dilakukan adalah: jika IRR yang diperolejh
ternyata memiliki nilai lebih besar dari rate of return yang ditentukan,
maka investasi dapat diterima.
5. Metode Profitability Index (PI)
profitability index dapat dihitung dengan membandingkan antara
PV kas masuk dengan PV kas keluar.
TUGAS 2
Tulisan Bebas dengan Tema :
1. Peran Mahasiswa Terhadap Kemajuan Bangsa Kondisi Saat Ini.
Dalam Kemajuan Bangsa kondisi saat ini,generasi muda atau mahasiswa tidak pernah luput atau tidak dapat dipisahkan karena mereka saling bersinerji atau berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Dimana mahasiswa harus berperan aktif dalam kemajuan bangsa tersebut.
Adapun keterlibatan mahasiswa sebagai berikut:
1. Mahasiswa dapat berperan dengan cara belajar keras dalam menuntut ilmu untuk diterapkan dalam masyarakat nantinya
2. Berperan sebagai sumber inspirasi baik dalam lingkungan masyarakat maupun dalam lingkungan kampus
3. Mahasiswa sebagai pengontrol dalam kemajuan bangsa tersebut
Kemajuan bangsa Indonesia adalah tanggung jawab mahasiswa dan harus berperan aktif dalam kemajuan tersebut dengan tidak menyia-nyiakan kesempatan dalam menuntut ilmu sehingga bangsa Indonesia dapat lebih maju.
2. Sarjana Yang Berguna Bagi Masyarakat
Gelar sarjana didapatkan jika mampu menempuh dan menyelesaikan studi jenjang Strata 1.
Di era jaman seperti ini yang memasuki era globalisasi banyak sekali bermunculan sarjana-sarjana yang lulus dengan predikat yang sangat memuaskan,baik di universitas negeri maupun universitas swasta. Gelar sarjana yang demikian memang terlihat mentereng.
Tetapi dengan predikat mentereng cumlaude patut juga dipertanyakan kejelasan setelah dia lulus dan memperoleh gelar sarjana tersebut. Ini yang menjadi masalah dewasa, akan kemampuan seorang sarjana yang ilmunya dapat berguna bagi masyarakat. Bukan justru malah setelah lulus dan mendapatkan sarjana merepotkan dan menyusahkan maupun tidak berguna sama sekali bagi masyarakat. Minimal berguna buat daerah asalnya lah, untung-untung secara lebih luas lagi seperti negara kita tercinta ini.
Kita ketahui bahwa mahasiswa merupakan pencetak para pemimpin-pemimpin yang akan mempengaruhi negeri kita tercinta ini. Apakah negara akan dibawa dalam taraf kemajuan dalam segala bidang atau justru dalam taraf kemunduran karena krisis kemampuan seorang “sarjana”
Jadi untuk mahasiswa sebaiknya tidak teori saja yang diutamakan melainkan perlu belajar lapangan supaya setelah lulus studi tidak menjadi beban bagi masyarakat, tetapi berguna bagi masyarakat.
3. Menumbuhkan Semangat Belajar
Belajar adalah suatu proses yang dilakukan oleh manusia secara berkesinambungan untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Akan tetapi, suatu proses belajar yang tidak benar justru akan membuat kita merasa malas dan jenuh.
Tips Kreatif Menumbuhkan Semangat Belajar
Untuk mendapatkan ilmu hanya ada satu cara yaitu belajar. Belajar sendiri membutuhkan kreativitas agar kualitas dan semangat belajar semakin meningkat. Beberapa pikiran kreatif dibutuhkan untuk menciptakan suasana belajar bagi kita atau putra-putri kita misalnya :
1. Meja Belajar Lebih Rapi.
2. Jadwal Pelajaran Karya Sendiri.
3. Musik Ringan Pemicu Semangat.
4. Bermain Kartu Matematika.
5. TTS Sejarah.
6. Spidol Warna-Warni.
7. Foto, Motto dan Hiasan di Dinding.
8. Merangkum dengan Mind Mapping.
9. Lagu Khusus Untuk Hafalan Pelajaran.
Bersumber Dari:
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_sumber_daya_manusia
2. http://slurppsss.wordpress.com/2011/03/09/pengertian-dan-fungsi-operasional-dalam-msdm/
3. http://www.google.co.id/#sclient=psy-ab&hl=id&source=hp&q=kegiatan-kegiatan+operasional+manajemen+SDM&pbx=1&oq=kegiatan-kegiatan+operasional+manajemen+SDM&aq=f&aqi=&aql=&gs_sm=e&gs_upl=4450l13039l0l14004l30l22l0l0l0l20l1731l15268l4-4.9.4.3.1l21l0&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.,cf.osb&fp=a5d1fce50eedac3e&biw=1126&bih=457
4. http://www.scribd.com/doc/39657959/Capital-Budgeting
5. http://www.google.co.id/#sclient=psy-ab&hl=id&source=hp&q=metode-metode+pemilihan+investasi&pbx=1&oq=metode-metode
Jumat, 11 November 2011
Pengantar Bisnis Pertemuan ke-2
TUGAS 1
1. Jawablah pertanyaan dibawah ini.
a.Apa pengertian Manajemen
Pengertian Manajemen (Definition of Management)
Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti “mengendalikan,” terutamanya “mengendalikan kuda” yang berasal dari bahasa latin manus yang berati “tangan”. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia.[1] Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.Istilah manajemen, terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini belum ada keseragaman.
b.Sebutkan Fungsi-Fungsi Manajemen
Fungsi-Fungsi Manajemen (Management Functions)
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat, yaitu:
1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha
2. a. Jelaskan pengertian Marketing
Pengertian Pemasaran (Marketing)
Pemasaran mempunyai peranan yang sangat menentukan karena pemasaran mempunyai kedudukan sebagai perantara antara produsen dan konsumen. Pemasaran merupakan suatu urutan-urutan kegiatan yang saling berkaitan erat dan bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia melalui proses pertukaran. Dengan demikian perusahaan dalam menjalankan usahanya perlu memperhatikan dan mengembangkan sistem pemasarannya.
Masalah pemasaran merupakan salahsatu aspek yang sangat penting bagi perusahaan untuk menjalankan roda perusahaannya, karena tidak jarang perusahaan gagal mencapai tujuannya disebabkan sistem pemasaran yang kurang tepat. Untuk lebih jelasnya Philip Kotler (1997:8) menyatakan :
“ Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain .”
Kegiatan pemasaran tidak dapat dipisahkan dari seluruh rangkaian kegiatan usaha perusahaan karena didalamnya terdapat banyak bagian-bagian yang harus dimengerti dan dilaksanakan khususnya oleh seorang pemasar/lembaga pemasaran. Sedangkan pengertian menurut William J. Stanton (1993:7) yaitu :
“ Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan jasa baik kepada konsumen saat ini maupun konsumen potensial “.
b. Jelaskan pengertian Marketing Mix
Pengertian Marketing Mix
Marketing mix adalah seperangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan produk, harga, tempat dan promosi yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan untuk mencapai target market.
Terdiri dari 4Ps:
○ Products:
segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke suatu pasar untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan
○ Place:
merupakan faktor penting yang berhubungan dengan pemilihan toko karena lokasi yang strategis menentukan volume penjualan sebuah toko
dan sasaran pelanggan.
○ Promotion:
merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang perlu dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk dan jasa.
○ Price:
Strategi penetapan harga, terdiri dari 4 strategies, mulai dari: “prestige pricing, competitive pricing, and penetration pricing.
3. a.Jelaskan Pengertian Perusahaan Kecil
Pengertian Perusahaan Kecil
Pengertian perusahaan kecil adalah perusahaan yang mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang, atau berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999 kategori perusahaan kecil adalah yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,00 (tidak termasuk tanah dan bangunan); penjualan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00; milik Warga Negara Indonesia, bukan afiliasi badan usaha lain (berdiri sendiri), dan berbentuk usaha perorangan, badan usaha, atau koperasi.
Usaha kecil merupakan usaha yang mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang, atau berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999 kategori usaha kecil adalah yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,00 (tidak termasuk tanah dan bangunan); penjualan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00; milik Warga Negara Indonesia, bukan afiliasi badan usaha lain (berdiri sendiri), dan berbentuk usaha perorangan, badan usaha, atau koperasi.
b.Jelaskan perbedaan antara perusahaan kecil dan perusahaan besar
Perbedaan antara Perusahaan Kecil dan Perusahaan Besar.
Perusahaan Kecil :
1. Umumnya dikelola oleh pemilik
2. Struktur organisasi sederhana
3. Pemilik mengenal karyawan
4. Kepemimpinan dari usaha kecil memiliki hubungan baik dengan bawahan, saling berkolaborasi, dan biasanya sering menghasilkan kemenangan kecil
5. Prosentase kegagalan perusahaan tinggi
6. Kekurangan manajer yang asli
7. Modal jangka panjang sulit diperoleh
8. Gaya manajerial lebih hanya ke trial dan error
9. Jaringan kerja usaha kecil, masih sederhana, dan jika lobi bisnis biasanya langsung ke pemilik
10. Efisien, tentunya biaya untuk memproduksi suatu produk/service akan lebih kecil sehingga akan lebih murah
Perusahaan Besar :
1. Umumnya dikelola bukan oleh pemilik
2. Struktur organisasi kompleks
3. Pemilik mengenal sedikit karyawan
4. Prosentase kegagalan rendah
5. Banyak ahli manajemen
6. Modal jangka panjang relatif mudah diperoleh
7. Pengaturan keuangan sudah memakai manajemen yang rapih
8. Pembagian kerja lebih rapih sesuai dengan bagiannya dan dilakukan oleh orang yang sudah ahli di bagian tersebut
9. Jaringan kerjanya luas
TUGAS 2
Buatlah 3 tulisan bebas dengan tema/judul:
1.Apa Makna Sukses Menurut Anda
Sukses adalah semua harapan yang bisa terwujud,mampu menyibak hikmah dari setiap kegagalan atau peristiwa hidup yang berada di luar harapan. Sukses buat saya adalah menjadi diri sendiri dan mampu mengendalikan monster dalam diri yang menyimpan segudang misteri dan nergy yang bisa meledak suatu waktu, namun dapat pula menjadi penjara berlapis.
Seiring dengan perkembangan hidup kita dan lingkungan yang kita masuki, biasanya kita mendefinisikan sukses berdasarkan definisi orang lain,mungkin berasal dari orangtua kita, atasan kita, atau dari lingkungan sosial kita tentang bagaimana hidup yang sukses itu seharusnya. Tidak ada yang benar atau salah dalam hal ini. Di bawah ini saya menuliskan beberapa arti tentang sukses yang saya dapat dari berbagai sumber dengan harapan semoga ini dapat membantu anda dalam merangkai kembali arti sukses versi anda sendiri.
Sukses adalah :
1. Membuat negara atau dunia ini menjadi lebih baik.
2. Pencapaian kekayaan, penghargaan, status dan kekuasaan.
3. Pencapaian tujuan-tujuan yang telah anda buat sendiri.
4. Membuat sebuah perbedaan, meskipun hanya pada satu orang.
5. Diakui sebagai ahli yang terkenal dalam bidang yang anda tekuni.
Kunci sukses terakhir dan yang paling utama adalah rubahlah gaya hidup anda menjadi lebih sederhana. Dunia bisnis sangat erat kaitannya dengan hutang-piutang. Bila anda tidak terbiasa dengan kehidupan sederhana, yakinlah anda akan kesulitan untuk membedakan antara hutang, modal dan laba bersih perusahaan anda, ketiganya memang mudah untuk dilihat dalam laporan laba rugi, tapi ketika ketiganya berwujud uang cash dalam brankas, bagi anda yang terbiasa hidup memah, akan terdorong untuk menggunakan kesemuanya tanpa peduli status uang itu sebenarnya.
Yakinlah bahwa pendidikan anda sekarang adalah investasi masa depan. Jangan mudah tergiur dengan tawaran-tawaran muluk Money Game berkedok MLM, atau cerita-cerita sukses teman anda yang katanya kuliah sambil bisnis. Belajarlah dari pengalaman teman-taman di kampusmu, adakah diantara mereka yang telah menjadi jutawan karena bisnis sambil kuliah?, yang ada adalah mereka menjadi mahasiswa abadi dan usaha mereka pun belum beranjak dari kelas kaki lima yang siap digusur.
2.Kuliah Sambil Berwiraswasta
Kuliah sambil kerja?
Gak masalah sih,tapi kalau orang itu bisa mengatur waktunya dengan baik dan benar. Sedangkan orang yang tidak bisa membagi waktu apakah semuanya akan lancar? Menurut saya tidak akan pernah dia berhasil. Sebelum kuliah saya berpikir mungkin kuliah sambil kerja akan enak, karena kita akan merasa puas dengan hasil yang kita dapat dengan keringet kita sendiri. Bisa membantu keuangan keluarga. Tetapi setelah di pikir lagi saya akan fokus dengan kuliah saja dulu,setelah lulus baru saya akan memikirkan kerja yang enak. Setelah lulus nanti saya akan membahagiakan kedua orangtua saya. Dengan cara bagaimana kita mendapatkan kerjaan yang layak dan enak.
Kuliah sambil berwiraswasta tidaklah mudah. Karena selain susah untuk mengatur waktu pasti akan selalu kecapean. Dan tugas-tugas kuliah akan terbengkalai sehingga kita akan lebih sulit untuk lulus kuliah lebih cepat, kuliah sambil kerja akan memperlambat aktifitas kuliah kita. Maka menurut saya sebaiknya kita harus memikirkan matang-matang untuk melalakukan sesuatu, Karena semua masa depan kita hanya ada di tangan kita sendiri.
3.Jadi Pengusaha atau Jadi Karyawan Di Perusahaan Bonafit
Sebenarnya kita kerja pasti dari hal yang terendah, pertama-tama kita pasti hanyalah orang suruhan. Tetapi kita bisa merubah nasib kita untuk tidak menjadi bawahan. Semua tergantung diri sendiri, ada beberapa hal yang mendasari kita untuk bisa menjadi di atas bawahan.
Karena keuletan kita bekerja, kita bisa menjadi kepercayaan atasan kita. Mungkin kita bisa ambil salah satu contok yang paling mudah. Seoerti seorang pedagang Koran yang hanya berjualan keliling bisa menjadi seorang loper Koran karena hasil kerja yang amat memuaskan. Sebenarnya semua orang bisa menjadi pengusaha karena dirinya sendiri yang mau berusaha.
Sebenarnya bila ingin menjadi pengusaha cukup mudah, di bawah ini ada beberapa cara untuk menjadi pengusaha.
1. Kita harusa tahu mau usaha apa
2. Mengetahui seluk-buluk yang ingin di usahakan
3. Mempunyai modal yang cukup untuk berusaha
4. Perencanaan pembelian barang
5. Perencanaan penjualan barang
6. Kemana kita harus mengembangkan/mengolah usaha kita dengan baik
Kesimpulan saya, bekerja dengan cara menjadi pengusaha atau bekerja di perusahaan bonafit sama saja. Semua akan sukses ketika kita benar-benar serius dalam bekerja, dengan cara percaya diri, berusaha, dan ulet semua akan berhasil dan sukses.
Bersumber dari :
1.http://elqorni.wordpress.com/2009/03/15/pengertian-manajemen-dan-fungsi-fungsinya- definition-and-functions-of-management/
2. http://dansite.wordpress.com/2009/03/24/definisi-pemasaran-marketing/
3. http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090506072557AAfXEw7
4. http://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_kecil…
5. http://www.scribd.com/doc/53189395/Perbedaan-Perusahaan-Kecil-Dan-Besar
1. Jawablah pertanyaan dibawah ini.
a.Apa pengertian Manajemen
Pengertian Manajemen (Definition of Management)
Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti “mengendalikan,” terutamanya “mengendalikan kuda” yang berasal dari bahasa latin manus yang berati “tangan”. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia.[1] Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.Istilah manajemen, terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini belum ada keseragaman.
b.Sebutkan Fungsi-Fungsi Manajemen
Fungsi-Fungsi Manajemen (Management Functions)
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat, yaitu:
1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha
2. a. Jelaskan pengertian Marketing
Pengertian Pemasaran (Marketing)
Pemasaran mempunyai peranan yang sangat menentukan karena pemasaran mempunyai kedudukan sebagai perantara antara produsen dan konsumen. Pemasaran merupakan suatu urutan-urutan kegiatan yang saling berkaitan erat dan bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia melalui proses pertukaran. Dengan demikian perusahaan dalam menjalankan usahanya perlu memperhatikan dan mengembangkan sistem pemasarannya.
Masalah pemasaran merupakan salahsatu aspek yang sangat penting bagi perusahaan untuk menjalankan roda perusahaannya, karena tidak jarang perusahaan gagal mencapai tujuannya disebabkan sistem pemasaran yang kurang tepat. Untuk lebih jelasnya Philip Kotler (1997:8) menyatakan :
“ Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain .”
Kegiatan pemasaran tidak dapat dipisahkan dari seluruh rangkaian kegiatan usaha perusahaan karena didalamnya terdapat banyak bagian-bagian yang harus dimengerti dan dilaksanakan khususnya oleh seorang pemasar/lembaga pemasaran. Sedangkan pengertian menurut William J. Stanton (1993:7) yaitu :
“ Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan jasa baik kepada konsumen saat ini maupun konsumen potensial “.
b. Jelaskan pengertian Marketing Mix
Pengertian Marketing Mix
Marketing mix adalah seperangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan produk, harga, tempat dan promosi yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan untuk mencapai target market.
Terdiri dari 4Ps:
○ Products:
segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke suatu pasar untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan
○ Place:
merupakan faktor penting yang berhubungan dengan pemilihan toko karena lokasi yang strategis menentukan volume penjualan sebuah toko
dan sasaran pelanggan.
○ Promotion:
merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang perlu dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk dan jasa.
○ Price:
Strategi penetapan harga, terdiri dari 4 strategies, mulai dari: “prestige pricing, competitive pricing, and penetration pricing.
3. a.Jelaskan Pengertian Perusahaan Kecil
Pengertian Perusahaan Kecil
Pengertian perusahaan kecil adalah perusahaan yang mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang, atau berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999 kategori perusahaan kecil adalah yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,00 (tidak termasuk tanah dan bangunan); penjualan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00; milik Warga Negara Indonesia, bukan afiliasi badan usaha lain (berdiri sendiri), dan berbentuk usaha perorangan, badan usaha, atau koperasi.
Usaha kecil merupakan usaha yang mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang, atau berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999 kategori usaha kecil adalah yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,00 (tidak termasuk tanah dan bangunan); penjualan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00; milik Warga Negara Indonesia, bukan afiliasi badan usaha lain (berdiri sendiri), dan berbentuk usaha perorangan, badan usaha, atau koperasi.
b.Jelaskan perbedaan antara perusahaan kecil dan perusahaan besar
Perbedaan antara Perusahaan Kecil dan Perusahaan Besar.
Perusahaan Kecil :
1. Umumnya dikelola oleh pemilik
2. Struktur organisasi sederhana
3. Pemilik mengenal karyawan
4. Kepemimpinan dari usaha kecil memiliki hubungan baik dengan bawahan, saling berkolaborasi, dan biasanya sering menghasilkan kemenangan kecil
5. Prosentase kegagalan perusahaan tinggi
6. Kekurangan manajer yang asli
7. Modal jangka panjang sulit diperoleh
8. Gaya manajerial lebih hanya ke trial dan error
9. Jaringan kerja usaha kecil, masih sederhana, dan jika lobi bisnis biasanya langsung ke pemilik
10. Efisien, tentunya biaya untuk memproduksi suatu produk/service akan lebih kecil sehingga akan lebih murah
Perusahaan Besar :
1. Umumnya dikelola bukan oleh pemilik
2. Struktur organisasi kompleks
3. Pemilik mengenal sedikit karyawan
4. Prosentase kegagalan rendah
5. Banyak ahli manajemen
6. Modal jangka panjang relatif mudah diperoleh
7. Pengaturan keuangan sudah memakai manajemen yang rapih
8. Pembagian kerja lebih rapih sesuai dengan bagiannya dan dilakukan oleh orang yang sudah ahli di bagian tersebut
9. Jaringan kerjanya luas
TUGAS 2
Buatlah 3 tulisan bebas dengan tema/judul:
1.Apa Makna Sukses Menurut Anda
Sukses adalah semua harapan yang bisa terwujud,mampu menyibak hikmah dari setiap kegagalan atau peristiwa hidup yang berada di luar harapan. Sukses buat saya adalah menjadi diri sendiri dan mampu mengendalikan monster dalam diri yang menyimpan segudang misteri dan nergy yang bisa meledak suatu waktu, namun dapat pula menjadi penjara berlapis.
Seiring dengan perkembangan hidup kita dan lingkungan yang kita masuki, biasanya kita mendefinisikan sukses berdasarkan definisi orang lain,mungkin berasal dari orangtua kita, atasan kita, atau dari lingkungan sosial kita tentang bagaimana hidup yang sukses itu seharusnya. Tidak ada yang benar atau salah dalam hal ini. Di bawah ini saya menuliskan beberapa arti tentang sukses yang saya dapat dari berbagai sumber dengan harapan semoga ini dapat membantu anda dalam merangkai kembali arti sukses versi anda sendiri.
Sukses adalah :
1. Membuat negara atau dunia ini menjadi lebih baik.
2. Pencapaian kekayaan, penghargaan, status dan kekuasaan.
3. Pencapaian tujuan-tujuan yang telah anda buat sendiri.
4. Membuat sebuah perbedaan, meskipun hanya pada satu orang.
5. Diakui sebagai ahli yang terkenal dalam bidang yang anda tekuni.
Kunci sukses terakhir dan yang paling utama adalah rubahlah gaya hidup anda menjadi lebih sederhana. Dunia bisnis sangat erat kaitannya dengan hutang-piutang. Bila anda tidak terbiasa dengan kehidupan sederhana, yakinlah anda akan kesulitan untuk membedakan antara hutang, modal dan laba bersih perusahaan anda, ketiganya memang mudah untuk dilihat dalam laporan laba rugi, tapi ketika ketiganya berwujud uang cash dalam brankas, bagi anda yang terbiasa hidup memah, akan terdorong untuk menggunakan kesemuanya tanpa peduli status uang itu sebenarnya.
Yakinlah bahwa pendidikan anda sekarang adalah investasi masa depan. Jangan mudah tergiur dengan tawaran-tawaran muluk Money Game berkedok MLM, atau cerita-cerita sukses teman anda yang katanya kuliah sambil bisnis. Belajarlah dari pengalaman teman-taman di kampusmu, adakah diantara mereka yang telah menjadi jutawan karena bisnis sambil kuliah?, yang ada adalah mereka menjadi mahasiswa abadi dan usaha mereka pun belum beranjak dari kelas kaki lima yang siap digusur.
2.Kuliah Sambil Berwiraswasta
Kuliah sambil kerja?
Gak masalah sih,tapi kalau orang itu bisa mengatur waktunya dengan baik dan benar. Sedangkan orang yang tidak bisa membagi waktu apakah semuanya akan lancar? Menurut saya tidak akan pernah dia berhasil. Sebelum kuliah saya berpikir mungkin kuliah sambil kerja akan enak, karena kita akan merasa puas dengan hasil yang kita dapat dengan keringet kita sendiri. Bisa membantu keuangan keluarga. Tetapi setelah di pikir lagi saya akan fokus dengan kuliah saja dulu,setelah lulus baru saya akan memikirkan kerja yang enak. Setelah lulus nanti saya akan membahagiakan kedua orangtua saya. Dengan cara bagaimana kita mendapatkan kerjaan yang layak dan enak.
Kuliah sambil berwiraswasta tidaklah mudah. Karena selain susah untuk mengatur waktu pasti akan selalu kecapean. Dan tugas-tugas kuliah akan terbengkalai sehingga kita akan lebih sulit untuk lulus kuliah lebih cepat, kuliah sambil kerja akan memperlambat aktifitas kuliah kita. Maka menurut saya sebaiknya kita harus memikirkan matang-matang untuk melalakukan sesuatu, Karena semua masa depan kita hanya ada di tangan kita sendiri.
3.Jadi Pengusaha atau Jadi Karyawan Di Perusahaan Bonafit
Sebenarnya kita kerja pasti dari hal yang terendah, pertama-tama kita pasti hanyalah orang suruhan. Tetapi kita bisa merubah nasib kita untuk tidak menjadi bawahan. Semua tergantung diri sendiri, ada beberapa hal yang mendasari kita untuk bisa menjadi di atas bawahan.
Karena keuletan kita bekerja, kita bisa menjadi kepercayaan atasan kita. Mungkin kita bisa ambil salah satu contok yang paling mudah. Seoerti seorang pedagang Koran yang hanya berjualan keliling bisa menjadi seorang loper Koran karena hasil kerja yang amat memuaskan. Sebenarnya semua orang bisa menjadi pengusaha karena dirinya sendiri yang mau berusaha.
Sebenarnya bila ingin menjadi pengusaha cukup mudah, di bawah ini ada beberapa cara untuk menjadi pengusaha.
1. Kita harusa tahu mau usaha apa
2. Mengetahui seluk-buluk yang ingin di usahakan
3. Mempunyai modal yang cukup untuk berusaha
4. Perencanaan pembelian barang
5. Perencanaan penjualan barang
6. Kemana kita harus mengembangkan/mengolah usaha kita dengan baik
Kesimpulan saya, bekerja dengan cara menjadi pengusaha atau bekerja di perusahaan bonafit sama saja. Semua akan sukses ketika kita benar-benar serius dalam bekerja, dengan cara percaya diri, berusaha, dan ulet semua akan berhasil dan sukses.
Bersumber dari :
1.http://elqorni.wordpress.com/2009/03/15/pengertian-manajemen-dan-fungsi-fungsinya- definition-and-functions-of-management/
2. http://dansite.wordpress.com/2009/03/24/definisi-pemasaran-marketing/
3. http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090506072557AAfXEw7
4. http://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_kecil…
5. http://www.scribd.com/doc/53189395/Perbedaan-Perusahaan-Kecil-Dan-Besar
Langganan:
Postingan (Atom)
